Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 November 2024 | 17.26 WIB

Pernah Nggandol Truk Demi Nonton Persebaya Surabaya, Kini Hansamu Yama Jadi Tembok Kokoh Persija Jakarta

Hansamu Yama siap berikan yang terbaik untuk Persija Jakarta saat hadapi Persebaya Surabaya. (Instagram @hannsamuyama)

JawaPos.com Hansamu Yama Pranata adalah nama yang tidak asing bagi publik sepak bola Surabaya. Bek kelahiran Mojokerto ini pernah menjadi bagian penting dari Persebaya Surabaya, klub yang telah ia cintai sejak kecil.

Kenangan manis bersama Green Force tidak hanya hadir saat dirinya berseragam hijau-hijau. Bahkan sebelum menjadi pemain profesional, Hansamu pernah menunjukkan kecintaannya pada Persebaya Surabaya dengan cara yang tidak biasa.

Pada 16 Januari 2019, Hansamu menceritakan pengalaman masa kecilnya sebagai seorang Bonek. Ia bersama teman-temannya pernah "nggandol" atau menumpang truk dari Mojokerto ke Surabaya demi menyaksikan Persebaya Surabaya berlaga.

”Waktu itu saya bersama-sama teman sekampung, berangkat ke Surabaya, estafetan untuk nonton Persebaya,” kata Yama. ”Kalau orang sini istilahnya nggandol truk,” lanjutnya.

Hansamu kecil sudah terbiasa diajak ayahnya yang juga seorang Bonek untuk mendukung Persebaya Surabaya di stadion. Salah satu momen yang tidak terlupakan baginya adalah menyaksikan Persebaya Surabaya melawan Persija pada 2004 di Stadion Gelora 10 Nopember.

”Ayah saya Bonek, saya sering diajak Mbonek sejak sekolah dasar,” kenangnya. ”Salah satunya saya nonton Persebaya lawan Persija pada 2004 di Tambaksari. Ketika itu Persebaya menang dan akhirnya menjadi juara,” imbuh pemain 24 tahun itu.

Saat itu Persebaya Surabaya menang dan akhirnya menjadi juara Liga Indonesia. Kenangan itu menjadi salah satu motivasi Hansamu untuk terus mengejar impiannya menjadi pesepak bola profesional.

Karir Hansamu dimulai dari kompetisi internal Persebaya Surabaya, sebelum akhirnya bersinar di level nasional. Pada 2013, ia menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-19 yang meraih gelar Piala AFF bersama rekan setimnya, Evan Dimas.

Kesuksesan tersebut membuka jalan bagi Hansamu untuk merintis karir profesional. Ia memulai debut di Liga 1 bersama Barito Putera sebelum kembali ke Persebaya Surabaya pada musim 2019.

Namun, perjalanan Hansamu tidak hanya soal kebanggaan mengenakan jersey Persebaya Surabaya. Musim ini, ia masih menjadi bagian dari Persija Jakarta sejak pindah pada 6 April 2022, rival klasik Green Force, yang bersiap menghadapi laga panas melawan Persebaya Surabaya.

Setelah lama absen karena cedera, Hansamu kembali merumput dalam laga uji coba Persija melawan Persipal FC di Stadion Pakansari. Ia bermain dan membantu Macan Kemayoran menang 3-1 berkat hattrick Gustavo Almeida.

Pelatih Persija, Carlos Pena, mengapresiasi kembalinya Hansamu ke lapangan. Menurutnya, momen ini penting untuk menjaga ritme kompetisi jelang laga melawan Persebaya Surabaya pada 22 November mendatang.

“Selamat untuk Hansamu kembali bermain. Ia mendapatkan menit bermain dan juga pemain muda tampil hari ini. Bagi saya, yang penting mereka tetap berada dalam ritme berkompetisi tim. Jadi, saya sangat senang,” tutur Carlos Pena.

Bagi Hansamu, menghadapi Persebaya Surabaya akan menjadi laga emosional. Meski pernah menjadi ikon di Gelora Bung Tomo, kini ia harus berusaha meredam serangan dari mantan timnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore