Hansamu Yama siap berikan yang terbaik untuk Persija Jakarta saat hadapi Persebaya Surabaya. (Instagram @hannsamuyama)
JawaPos.com — Hansamu Yama Pranata adalah nama yang tidak asing bagi publik sepak bola Surabaya. Bek kelahiran Mojokerto ini pernah menjadi bagian penting dari Persebaya Surabaya, klub yang telah ia cintai sejak kecil.
Kenangan manis bersama Green Force tidak hanya hadir saat dirinya berseragam hijau-hijau. Bahkan sebelum menjadi pemain profesional, Hansamu pernah menunjukkan kecintaannya pada Persebaya Surabaya dengan cara yang tidak biasa.
Pada 16 Januari 2019, Hansamu menceritakan pengalaman masa kecilnya sebagai seorang Bonek. Ia bersama teman-temannya pernah "nggandol" atau menumpang truk dari Mojokerto ke Surabaya demi menyaksikan Persebaya Surabaya berlaga.
”Waktu itu saya bersama-sama teman sekampung, berangkat ke Surabaya, estafetan untuk nonton Persebaya,” kata Yama. ”Kalau orang sini istilahnya nggandol truk,” lanjutnya.
Hansamu kecil sudah terbiasa diajak ayahnya yang juga seorang Bonek untuk mendukung Persebaya Surabaya di stadion. Salah satu momen yang tidak terlupakan baginya adalah menyaksikan Persebaya Surabaya melawan Persija pada 2004 di Stadion Gelora 10 Nopember.
”Ayah saya Bonek, saya sering diajak Mbonek sejak sekolah dasar,” kenangnya. ”Salah satunya saya nonton Persebaya lawan Persija pada 2004 di Tambaksari. Ketika itu Persebaya menang dan akhirnya menjadi juara,” imbuh pemain 24 tahun itu.
Saat itu Persebaya Surabaya menang dan akhirnya menjadi juara Liga Indonesia. Kenangan itu menjadi salah satu motivasi Hansamu untuk terus mengejar impiannya menjadi pesepak bola profesional.
Karir Hansamu dimulai dari kompetisi internal Persebaya Surabaya, sebelum akhirnya bersinar di level nasional. Pada 2013, ia menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-19 yang meraih gelar Piala AFF bersama rekan setimnya, Evan Dimas.
Kesuksesan tersebut membuka jalan bagi Hansamu untuk merintis karir profesional. Ia memulai debut di Liga 1 bersama Barito Putera sebelum kembali ke Persebaya Surabaya pada musim 2019.
Namun, perjalanan Hansamu tidak hanya soal kebanggaan mengenakan jersey Persebaya Surabaya. Musim ini, ia masih menjadi bagian dari Persija Jakarta sejak pindah pada 6 April 2022, rival klasik Green Force, yang bersiap menghadapi laga panas melawan Persebaya Surabaya.
Setelah lama absen karena cedera, Hansamu kembali merumput dalam laga uji coba Persija melawan Persipal FC di Stadion Pakansari. Ia bermain dan membantu Macan Kemayoran menang 3-1 berkat hattrick Gustavo Almeida.
Pelatih Persija, Carlos Pena, mengapresiasi kembalinya Hansamu ke lapangan. Menurutnya, momen ini penting untuk menjaga ritme kompetisi jelang laga melawan Persebaya Surabaya pada 22 November mendatang.
“Selamat untuk Hansamu kembali bermain. Ia mendapatkan menit bermain dan juga pemain muda tampil hari ini. Bagi saya, yang penting mereka tetap berada dalam ritme berkompetisi tim. Jadi, saya sangat senang,” tutur Carlos Pena.
Bagi Hansamu, menghadapi Persebaya Surabaya akan menjadi laga emosional. Meski pernah menjadi ikon di Gelora Bung Tomo, kini ia harus berusaha meredam serangan dari mantan timnya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
