
Manajer Persija yang juga pemain legendaris Macan Kemayoran, Bambang Pamungkas
JawaPos.com–Manajer Persija Jakarta Bambang Pamungkas mengungkap kronologi lengkap pergantian kapten tim dari Andritany Ardhiyasa menjadi Rizky Ridho Ramadhani. Ada tiga pihak yang dilibatkan dalam perubahan pemilik ban kapten Macan Kemayoran musim ini.
Rizky Ridho ditunjuk sebagai kapten Persija Jakarta pada awal Agustus saat launching tim. Eks Persebaya Surabaya itu dipercaya memimpin Macan Kemayoran untuk mengarungi Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Awalnya, pemilihan Rizky Ridho menimbulkan tanda tanya. Sebab, Andritany selaku kapten sebelumnya, juga masih ada di Persija. Selain itu, tidak ada masalah juga yang membuat sang penjaga gawang dicopot sebagai kapten tim.
Di sisi lain, sebelum perubahan ban kapten terjadi, Rizky Ridho dirumorkan kencang hengkang. Dia disebut-sebut bakal kembali ke Persebaya Surabaya, sehingga banyak yang berspekulasi bahwa penunjukkan Rizky Ridho sebagai kapten merupakan bagian dari upaya Persija memagari sang bek tengah.
Manajer tim Bambang Pamungkas membantah itu. Dia menjelaskan secara detail soal alasan dan bagaimana proses di balik pergantian kapten Persija dari Andritany ke Rizky Ridho.
”Terkait kapten, ini kan mungkin cocoklogi ya, ketika Ridho diisukan pergi kemudian bertahan terus dikasih ban kapten, kesannya untuk membujuk, itu kan cocoklogi,” kata Bepe, sapaan akrab Bambang Pamungkas, beberapa hari lalu.
”Tapi sebenarnya enggak. Yang tahu persis kenapa terjadi perpindahan ban kapten itu hanya saya, Andritany, dan Pena. Selain itu tidak (ada yang tahu),” tambah Bepe.
Bambang menjelaskan, alasan pertama perubahan kapten adalah karena regulasi perihal protes kepada wasit, di mana sekarang hanya boleh dilakukan kapten tim.
”Kita tahu semua, regulasi sekarang yang boleh protes adalah kapten dan posisi penjaga gawang tentu cukup jauh untuk berinteraksi dengan wasit. Walaupun memang, bisa diwakilkan, kapten tetap Andritany misalnya, tapi untuk protes didelegasikan satu orang, itu bisa juga,” terang Bambang Pamungkas.
”Tapi kemudian kami memilih memberikan kapten kepada Ridho, satu Ridho adalah pemain timnas yang juga kapten, Ridho juga bisa menjalankan itu,” kata Bepe menambahkan.
Selain itu, kata Bepe, Persija juga ingin memberikan atmosfer dan suasana baru dalam tim. Di saat yang sama, Andritany juga legawa ban kapten dicopot.
”Saya cukup berterima kasih kepada Andritany yang dengan diskusi cukup intens antara saya dia dan Pena, akhirnya kita putuskan berikan ban kapten ke Ridho,” jelas Bepe.
Pun begitu, Bepe mengatakan bahwa pemimpin dalam skuad Persija saat ini masih dipegang Andritany, meski kaptennya adalah Rizky Ridho. Sebab sosok kiper berusia 32 tahun itu masih sangat penting bagi Persija.
Bepe menuturkan, tak jarang manajemen tim masih melibatkan Andritany terkait kebijakan dan hal-hal lain.
”Jadi kalau dibilang untuk membujuk Ridho (bertahan), enggak,” tandas Bepe.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
