
Djajang Nurdjaman memastikan bahwa pemain asing terakhirnya adalah gelandang serang
JawaPos.com – Stadion Tuban Sport Center, Tuban, masih belum ramah bagi Persela Lamongan. Meski jadi homebase sementara di Liga 2 Indonesia musim ini, stadion berkapasitas 15 ribu penonton itu belum memberikan satu kemenangan pun bagi Laskar Joko Tingkir. Dua kali main home, Persela hanya bermain imbang.
Karena itu, sore nanti saat menjamu Gresik United FC, Persela bertekad menang untuk pertama kali di Stadion Tuban Sport Center. Hal tersebut dikatakan oleh pelatih Persela Zulkifli Syukur. "Kami berharap doa suporter agar pemain termotivasi untuk memberikan kemenangan perdana di kandang," ungkapnya.
Namun, kemenangan akan terasa sulit. Persela akan tampil tanpa dukungan penuh suporternya. Persela mendapat larangan dihadiri penonton dari Komdis PSSI akibat pelanggaran saat laga melawan RANS Nusantara FC pada 7 Oktober lalu.
Selain itu, Persela akan melawan tim yang baru saja mendapat pelatih baru. Gresik United baru saja menunjuk Djadjang Nurdjaman menggantikan Stefan Keltjes yang mundur. "Kami ingin fokus ke diri sendiri, saya tidak mau bicara soal lawan," paparnya.
Mantan pemain PSM Makassar itu menuturkan sudah mencoba memperbaiki masalah yang ada dalam timnya sebelum melawan Gresik United. Salah satunya adalah soal organisasi permainan. "Karena memang kesulitan kita pada saat transisi, baik itu dari menyerang ke bertahan dan sebaliknya dari bertahan ke menyerang. Itu yang masih terkendala sampai saat ini," jelasnya.
Sementara nama Djadjang Nurdjaman atau yang biasa disapa Djanur sudah tidak asing bagi Persela Lamongan. Musim lalu, pelatih berusia 65 tahun itu adalah pelatih Persela, pelatih yang sempat jadi idola publik Lamongan.
Sayangnya, nasibnya tidak mulus bersama Laskar Joko Tingkir. Target untuk bisa promosi ke Liga 1 gagal dicapai. Djanur pun harus hengkang.
Sore nanti, Djanur akan kembali bertemu Persela. Datang sebagai pelatih lawan, Gresik United FC yang akan dijamu Persela sore nanti pada lanjutan Liga 2 di Stadion Tuban Sport Center, Tuban. Djanur baru saja ditunjuk jadi pelatih Gresik United menggantikan Stefan Keltjes yang mengundurkan diri.
"Skuad Persela musim ini jauh lebih baik dibandingkan saat saya masih jadi pelatih," ungkapnya.
Pemain-pemain seperti Ezechiel Ndouasel, Samsul Arif, hingga Anderson Nachimento membuat skuad Persela sangat perkasa musim ini. “Kami harus mewaspadai pemain-pemain berkualitas dari Persela," lanjutnya.
Meski materi lawan lebih baik, mantan pelatih Persib Bandung itu tidak takut. Dia sudah mempersiapkan Renan Silva dkk sangat baik untuk melawan Persela. "Kami datang dengan tekad untuk curi poin, syukur-syukur dapat tiga poin," tegasnya.
Pemain Gresik United Fadil Sausu menuturkan rekan-rekannya juga punya tekad ambil poin di Tuban. Dirinya pun sangat siap untuk berjuang keras mewujudkan target yang sudah ditetapkan oleh pelatih. "Apa yang sudah diberikan oleh pelatih akan coba kami jalankan," jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
