Bintang Persebaya Surabaya Flavio Silva gagal catatkan namanya di papan skor Stadion Gelora Bung Tomo. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kini berada di titik kritis jelang paruh musim Liga 1 2024/2025. Usai tampil impresif di awal musim, performa tim berjuluk Green Force ini justru menurun dalam beberapa laga terakhir, membuat manajemen mempertimbangkan langkah-langkah besar di bursa transfer paruh musim nanti.
Tanpa kemenangan di tiga laga terakhir, Persebaya Surabaya harus puas dengan dua hasil imbang dan satu kekalahan, yang membuat mereka terlempar dari posisi puncak klasemen.
Kini, skuad asuhan Paul Munster bertengger di posisi kedua dengan 18 poin, posisi yang masih rawan digeser oleh Bali United dan Persib Bandung yang memiliki satu pertandingan lebih sedikit.
Rentetan hasil minor ini memaksa manajemen Persebaya Surabaya memberikan ultimatum kepada para pemain dan pelatih agar segera memperbaiki performa.
Jika situasi tidak berubah, bukan tak mungkin mereka akan melakukan evaluasi besar-besaran saat bursa transfer dibuka.
Manajemen menyatakan akan melakukan evaluasi penuh saat bursa transfer tengah musim dibuka pada 19 Desember 2024 hingga 15 Januari 2025.
Tentu saja, ini menimbulkan spekulasi tentang kemungkinan adanya perombakan di dalam tim, terutama di sektor penyerangan.
Nama Flavio Silva, penyerang asal Portugal yang awal musim ini didatangkan untuk memperkuat lini depan Persebaya Surabaya, mulai dipertanyakan performanya.
Meski sempat diharapkan menjadi tumpuan gol, kontribusinya sejauh ini dinilai kurang optimal dibandingkan harapan yang dibebankan kepadanya.
Dengan sisa delapan pertandingan hingga bursa transfer dibuka, Flavio Silva harus menunjukkan peningkatan performa jika tak ingin terdepak dari skuad Green Force.
Jika evaluasi berjalan sesuai rencana dan Flavio tak mampu memuaskan, maka Persebaya Surabaya tampaknya telah menyiapkan beberapa alternatif potensial sebagai pengganti.
Ada lima nama yang masuk dalam radar Persebaya Surabaya sebagai opsi potensial jika mereka memutuskan untuk mendatangkan penyerang baru.
Nama pertama yang cukup menarik perhatian adalah Fareed Sadat, pemain asal Afghanistan yang saat ini bermain untuk Persikabo 1973 dan menunjukkan performa impresif dengan torehan 6 gol dan 1 assist dari 7 pertandingan.
Fareed Sadat menjadi pilihan menarik karena harga pasarannya yang cenderung murah, yaitu sekitar Rp 2,17 miliar.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
