Persebaya Surabaya harus melupakan kekalahan mereka dari Persib Bandung. Mereka harus siap menghadapi PSM Makassar. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus segera bangkit setelah kekalahan 0-2 dari Persib Bandung pada pekan kedelapan Liga 1 Indonesia 2024/2025. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Green Force musim ini, dan mereka harus segera merespons dengan performa terbaik di laga berikutnya.
Selanjutnya, Persebaya Surabaya akan menjamu PSM Makassar dalam pertandingan pekan kesembilan yang akan digelar pada Rabu (23/10) di Stadion Gelora Bung Tomo. Pertandingan ini sangat penting, tidak hanya karena posisi klasemen, tetapi juga karena rekor pertemuan kedua tim yang lebih berpihak pada PSM.
PSM Makassar datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menekuk Madura United 2-0 pada laga sebelumnya. Kemenangan tersebut mengakhiri tren negatif Juku Eja yang gagal menang dalam empat pertandingan terakhir di Liga 1, dan membuat mereka kini hanya terpaut dua poin dari Persebaya Surabaya yang berada di puncak klasemen.
Dalam klasemen sementara Liga 1, Persebaya Surabaya memimpin dengan 17 poin, sedangkan PSM Makassar menempati posisi ketiga dengan 15 poin. Juku Eja berambisi untuk terus merangsek ke puncak klasemen dan tentu saja mengincar kemenangan saat bertandang ke Surabaya.
Namun, bagi Persebaya Surabaya, laga ini lebih dari sekadar menjaga posisi puncak. Mereka harus bisa mematahkan dominasi PSM dalam sejarah pertemuan kedua tim di Liga 1 Indonesia. Dari catatan pertemuan 10 pertemuan terakhir, PSM unggul dengan lima kemenangan, sementara Persebaya Surabaya hanya menang empat kali dan satu laga berakhir imbang.
Tak hanya itu, PSM juga lebih unggul dalam hal produktivitas gol. Dalam 10 pertemuan terakhir, Juku Eja berhasil mencetak 13 gol, sedangkan Persebaya Surabaya baru mengoleksi 11 gol. Fakta ini tentu menjadi peringatan bagi Persebaya Surabaya untuk mewaspadai potensi serangan mematikan PSM.
Paul Munster, pelatih Persebaya Surabaya, tentunya paham betul bahwa PSM bukan lawan yang mudah. Terlebih, setelah kekalahan dari Persib, Persebaya Surabaya perlu mengasah kembali ketajaman lini serang mereka yang sempat buntu di pertandingan tersebut. Bruno Moreira dan Flavio Silva harus kembali menemukan performa terbaik mereka untuk bisa menembus pertahanan kukuh PSM.
Selain itu, lini belakang Persebaya Surabaya yang dipimpin oleh Slavko Damjanovic juga harus bekerja lebih keras untuk meredam ancaman dari Tito Okello dan Yuran Fernandes, dua pemain PSM yang sedang dalam performa apik. Gol mereka saat melawan Madura United membuktikan PSM masih memiliki daya ledak yang berbahaya.
Di sisi lain, PSM di bawah asuhan Bernardo Tavares akan datang ke Surabaya dengan rasa optimisme tinggi. Mereka ingin melanjutkan momentum positif usai menang melawan Madura United, dan tahu betul bahwa kemenangan atas Persebaya Surabaya akan membawa mereka ke puncak klasemen.
Namun, Tavares juga harus memperhitungkan Persebaya Surabaya sangat sulit dikalahkan di kandang sendiri. Dukungan penuh dari Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo selalu menjadi faktor pembeda dalam setiap laga kandang Persebaya Surabaya, dan kali ini pun atmosfer tersebut akan menjadi tantangan bagi PSM.
Selain itu, meski Persebaya Surabaya baru saja kalah dari Persib, mereka tetap memiliki pertahanan yang solid. Hingga pekan ketujuh, Green Force baru kebobolan empat gol dalam delapan pertandingan. Ini membuktikan mereka cukup kuat saat bermain di hadapan publik sendiri.
Paul Munster tentunya juga akan memanfaatkan kekalahan dari Persib sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki permainan timnya. Dia pasti tidak ingin kembali mengalami hasil buruk, apalagi di kandang sendiri. Fokus Munster saat ini adalah bagaimana mengembalikan kepercayaan diri para pemain agar bisa tampil maksimal melawan PSM.
Salah satu area yang perlu diperbaiki adalah penyelesaian akhir. Dalam pertandingan melawan Persib, Persebaya Surabaya sebenarnya memiliki beberapa peluang emas, namun gagal dikonversi menjadi gol. Flavio Silva, yang merupakan salah satu striker andalan, harus lebih klinis di depan gawang lawan jika Persebaya Surabaya ingin meraih tiga poin penuh.
Tak hanya itu, kreativitas di lini tengah juga harus ditingkatkan. Francisco Rivera perlu lebih banyak memberikan umpan-umpan matang yang bisa membuka ruang bagi para penyerang. Di sisi lain, pertahanan juga harus waspada terhadap kecepatan serangan balik PSM yang kerap mematikan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
