
Bintang Persebaya Surabaya Mohammed Rashid akan berjuang penuh di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Korea Selatan. (Instagram/@moerashid95)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya memulai musim Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan performa impresif. Mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan, tim berjuluk Green Force ini berhasil mencuri perhatian para penggemar sepak bola Tanah Air.
Tak hanya lini serang yang memberikan kontribusi, lini tengah dan pertahanan Persebaya Surabaya juga menjadi kunci sukses di awal musim ini. Di balik performa cemerlang tersebut, ada sosok Mohammed Rashid, gelandang bertahan anyar yang langsung mencuri perhatian sebagai 'tukang jagal' andalan di skuad Persebaya Surabaya.
Mohammed Rashid, yang baru bergabung dengan Persebaya Surabaya musim ini setelah ditransfer dari Bali United, seolah menjadi jawaban atas kebutuhan tim akan gelandang bertahan yang kuat dan agresif.
Pemain asal Palestina ini tidak hanya andal dalam memotong serangan lawan, tapi juga punya visi bermain yang luar biasa. Perannya sebagai jangkar di lini tengah membuat permainan Persebaya Surabaya semakin solid, khususnya dalam hal pertahanan.
Statistik Mohammed Rashid di awal musim benar-benar menunjukkan kualitasnya sebagai pemain bertahan yang tangguh. Berdasarkan data Statoskop, Mohammed Rashid telah melakukan 17 tekel dalam tiga laga awal Liga 1 Indonesia 2024/2025, menjadikannya pemain dengan rekor tekel tertinggi di skuad Persebaya Surabaya.
Angka ini menunjukkan betapa aktifnya Mohammed Rashid dalam merebut bola dan memutus serangan lawan. Dari 17 tekel tersebut, 10 di antaranya sukses dilakukan dengan sempurna, menandakan efektivitas Mohammed Rashid dalam mematahkan upaya lawan yang mencoba menembus pertahanan Green Force.
Namun, aksi Mohammed Rashid tidak hanya berhenti di tekel. Dia juga mencatatkan 10 intersep, yang menandakan betapa baiknya insting Mohammed Rashid dalam membaca pergerakan lawan. Intersep adalah salah satu elemen penting dalam permainan modern, di mana pemain yang cerdas dapat memprediksi jalur umpan lawan dan dengan cepat menghentikan serangan sebelum mencapai area berbahaya.
Mohammed Rashid, dengan kecerdasannya, mampu melakukan ini berulang kali, dan hal tersebut berperan besar dalam menjaga gawang Persebaya Surabaya tetap aman dari ancaman gol.
Performa apik Mohammed Rashid sebagai gelandang bertahan memang tak bisa dilepaskan dari gaya bermainnya yang agresif, namun penuh perhitungan. Sebagai ‘tukang jagal’ di lini tengah, dia selalu siap memberikan tekel-tekel krusial untuk menghentikan pergerakan lawan, baik saat mereka mencoba membangun serangan dari lini tengah atau bahkan di area pertahanan mereka sendiri.
Fakta ini menunjukkan betapa luasnya area permainan yang dikuasai oleh Mohammed Rashid. Kemampuannya untuk memutus serangan di berbagai area lapangan membuat Persebaya Surabaya memiliki keunggulan dalam transisi permainan, dari bertahan ke menyerang.
Selain kemampuan bertahannya, Mohammed Rashid juga memainkan peran penting dalam membangun serangan balik. Dengan cepatnya dia beralih dari bertahan ke menyerang setelah memotong serangan lawan. Hal ini memberikan keuntungan besar bagi Persebaya Surabaya, karena Mohammed Rashid tidak hanya berhenti pada tugas defensifnya, tetapi juga mampu menjadi inisiator serangan. Inilah yang membuat kehadiran Mohammed Rashid di lapangan menjadi ancaman ganda bagi lawan.
Meski berperan sebagai gelandang bertahan, Mohammed Rashid juga tak segan melakukan sapuan ketika situasi mengharuskannya. Catatan tiga sapuan yang ditorehkannya menunjukkan bahwa Mohammed Rashid adalah pemain yang cerdas dalam mengambil keputusan, tahu kapan harus memotong bola dengan tekel, kapan harus mengintersep, dan kapan harus melakukan sapuan untuk menghilangkan ancaman secara langsung.
Keberadaan Mohammed Rashid di lini tengah Persebaya Surabaya memberikan dimensi baru bagi tim asuhan Paul Munster. Sebelumnya, Persebaya Surabaya sering kali mengandalkan permainan cepat dari lini depan untuk menekan lawan. Namun, dengan Mohammed Rashid di lini tengah, mereka kini memiliki pondasi yang kuat dalam bertahan sekaligus memiliki inisiator serangan yang andal.
Ini membuat permainan Persebaya Surabaya menjadi lebih seimbang, di mana mereka bisa menyerang dengan penuh percaya diri karena tahu bahwa ada pemain seperti Mohammed Rashid yang siap mematahkan setiap serangan balik lawan.
Selain kemampuan teknisnya, mentalitas dan kepemimpinan Mohammed Rashid di lapangan juga patut diacungi jempol. Sebagai pemain dengan pengalaman internasional, termasuk memperkuat tim nasional Palestina, Mohammed Rashid tahu betul bagaimana mengendalikan emosi dan tetap fokus di tengah tekanan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
