Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 September 2024 | 19.22 WIB

Intip Kekuatan PSM Makassar, Klub Legendaris Tanah Air yang Puncaki Klasemen Sementara Liga 1 dengan Sapu Bersih Kemenangan

Skuad PSM Makassar yang saat ini memimpin klasemen sementara Liga 1. (Liga Indonesia Baru) - Image

Skuad PSM Makassar yang saat ini memimpin klasemen sementara Liga 1. (Liga Indonesia Baru)

 
JawaPos.com - PSM Makassar adalah salah satu klub legendaris Indonesia yang sudah malang melintang di liga kasta tertinggi tanah air, termasuk salah satu tim kontestan Liga Indonesia edisi pertama.
 
PSM Makassar pernah merasakan kampiun liga Indonesia pada musim 1999/2000 dan dua musim lalu yaitu Liga 1 2022/2023. Musim ini, tim berjuluk Juku Eja tersebut tengah berupaya mengoleksi gelar juara liga ketiganya.
 
Meski Liga 1 musim ini baru berlangsung tiga pertandingan, namun PSM Makassar sudah menunjukkan kedigdayaannya. Mereka menyapu bersih kemenangan dan memimpin klasemen sementara.
 
 
Dominasi tim yang identik dengan warna merah ini semakin lengkap setelah penyerang sayap mereka asal Slovenia, Nermin Haljeta memuncaki daftar pencetak gol terbanyak sementara, berkat koleksi empat golnya.
 
Pelatih PSM, Bernardo Tavares membeberkan rahasia timnya mampu memuncaki klasemen sementara Liga 1 musim ini, antara lain faktor lapangan kandang.
 
Menurutnya, lapangan home base mereka saat ini yaitu Stadion Batakan Palembang tidak membantu tim lawan dalam mengembangkan permainan. Namun para pemainnya justru bisa memainkan bola dengan baik.
 
Sebagai informasi, Juku Eja sementara menggunakan stadion tersebut sebagai kandang karena stadion mereka yaitu Stadion Gelora BJ Habibie Parepare sedang direnovasi.
 
“Tidak mudah bagi pemain memainkan bola bawah dengan kondisi lapangan seperti ini. Kita memang harus memanfaatkan keuntungan yang ada,” ujar pelatih berkebangsaan Portugal itu, seperti dikutip dari laman Liga Indonesia Baru.
 
Faktor lainnya adalah semangat pantang menyerah para pemain sehingga tetap bisa menampilkan performa terbaik meskipun harus berkandang sekaligus beradaptasi di stadion lain.
 
"Saya kira kemenangan layak kita dapatkan karena menunjukkan karakter dan attitude pantang menyerah dari pemain-pemain saya,” imbuhnya.
 
 
Faktor penentu ketiga adalah perubahan yang diterapkan saat timnya menghadapi situasi buntu. Ia pun mengharuskan para pemainnya mampu menerjemahkan dengan baik perubahan instruksi yang disampaikan ketika turun minum.
 
“Setiap jeda babak kita harus perhatikan kondisi kelanjutan pemain di babak pertama. Kita evaluasi juga hal-hal yang seharusnya tidak kita lakukan di babak pertama dan harus dihindari di babak kedua,” tegas pelatih berlisensi UEFA Pro ini.
 
Dari sektor komposisi pemain, kesuksesan PSM Makassar berada di puncak klasemen agak mengejutkan karena mereka banyak ditinggal pilar penting timnya saat bursa transfer, seperti Kenzo Nambu hingga duo Sayuri.
 
Mengutip dari Transfermarkt, pada posisi kiper, Hilman Syah menjadi andalan dalam tiga laga awal Liga 1. Ia didukung oleh empat bek andalan yaitu Syahrul Lasinari, duet bek tengah Yuran Fernandes dan Aloisio Neto.
 
Performa mereka sejauh ini memang cukup meyakinkan, dimana dalam tiga pertandingan, gawang PSM baru kebobolan dua gol.
 
 
Lalu pada sektor lapangan tengah, Akbar Tandjung diplot sebagai gelandang bertahan untuk memotong serangan lawan sekaligus membantu pertahanan timnya sebelum memasuki area kotak penalti.
 
Tak salah jika Tavares menempatkan Akbar di posisi tersebut karena secara statistik, Liga Indonesia Baru mencatat ia merupakan salah satu pemain PSM yang sukses melakukan intersep terbanyak, yaitu sebelas kali.
 
Akbar juga menopang empat pemain tengah yaitu Ricky Pratama, Ananda Raehan, Latyr Fall, dan Nermin Haljeta. Uniknya, meskipun sering diplot sebagai sayap kiri atau penyerang sayap kiri, Nermin kini justru moncer sebagai top skor dengan perolehan empat gol.
 
Sedangkan Adilson Silva menjadi target man bagi tim Juku Eja. Sejauh ini, ia belum mencetak satu gol pun. Namun, penyerang asal Portugal tersebut tetap harus diwaspadai karena selama musim lalu ia mencetak delapan gol bagi PSM.
 
Pada pekan keempat, PSM akan menjalani laga big match yaitu menjamu sesama tim legendaris dan juga juara bertahan musim lalu, Persib Bandung. 
 
Jika dilihat dari posisi musim ini, PSM akan sedikit diunggulkan karena mereka akan bermain di depan pendukungnya. Selain itu, Maung Bandung saat ini berada di posisi delapan.
 
Meskipun demikian, Persib tidak akan mudah takluk begitu saja karena pertandingan ini akan sarat dengan gengsi, dan kemenangan bisa mengangkat posisi mereka ke peringkat yang lebih baik.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore