
Bruno Dybal (kiri) belum menunjukkan kualitasnya untuk membantu Semen Padang meraih 3 poin. (Instagram/@semenpadangfcid)
JawaPos.com — Krisis tengah menghampiri Semen Padang setelah dua kekalahan beruntun dalam dua laga awal Liga 1 Indonesia 2024/2025. Situasi ini semakin memanas setelah Laskar Kabau Sirah harus rela menerima kekalahan pahit dari Bali United pada pekan kedua.
Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk tim asuhan Hendri Susilo, dan desakan dari para pendukung agar pelatih kepala tersebut segera mundur semakin nyaring terdengar.
Laga tandang melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Minggu (18/8) menjadi momen krusial bagi Semen Padang. Harapan untuk mencuri poin dari Bali United, yang dikenal tangguh di kandang sendiri, pupus setelah tim asuhan Hendri Susilo harus menyerah dengan skor 2-0.
Meskipun sempat menahan imbang Bali United di babak pertama dengan skor 0-0, Semen Padang tidak mampu menahan gempuran sang tuan rumah di babak kedua. Kenzo Nambu menjadi pembuka skor untuk Bali United pada menit ke-51, dan tak berselang lama Privat Mbarga menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-54.
Semen Padang sebenarnya sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Kenneth Ngwoke, namun sayang gol tersebut dianulir oleh VAR karena posisi offside. Hingga peluit panjang dibunyikan, Semen Padang harus pulang dengan tangan hampa, dan tekanan untuk segera berbenah semakin besar.
Ini bukan kali pertama Semen Padang menelan kekalahan di awal kompetisi. Pada laga perdana, Semen Padang juga harus menanggung malu setelah dipermalukan Borneo FC dengan skor 3-1. Dua kekalahan beruntun ini menempatkan Semen Padang di posisi yang tidak menguntungkan di klasemen sementara, dan kekhawatiran akan terjerembab ke zona degradasi semakin nyata.
Para pendukung setia Semen Padang, yang dikenal sebagai Spartacks, mulai kehilangan kesabaran. Mereka menumpahkan kekecewaan mereka melalui media sosial, terutama di akun Instagram resmi @semenpadangfcid. Komentar-komentar pedas bertebaran, meminta manajemen klub untuk segera bertindak dan mengganti Hendri Susilo dari kursi kepelatihan.
"TIM HENDRI OUT >>>>>>," tulis salah satu netizen dengan nada tegas. Desakan untuk mengganti pelatih semakin menguat seiring dengan buruknya performa tim di dua laga awal.
"Barakali kalah lai ganti Pelatih Pak Manajemen?" ujar netizen lain yang menyiratkan ketidakpuasan terhadap kinerja pelatih lokal tersebut.
"Tombol #HSOUT#," tulis seorang netizen lainnya dengan menggunakan tanda tagar untuk menyuarakan ketidakpuasan terhadap Hendri Susilo.
Kekalahan dari Bali United bukan hanya soal ketidakmampuan Semen Padang mencetak gol, tetapi juga mencerminkan adanya masalah dalam strategi dan taktik yang diterapkan oleh Hendri Susilo.
Meski Semen Padang sempat bermain cukup disiplin di babak pertama, kelemahan dalam bertahan dan kurangnya kreativitas di lini serang menjadi faktor utama kekalahan tim ini.
Bali United dengan mudah mengeksploitasi celah di pertahanan Semen Padang pada babak kedua, dan dua gol cepat yang tercipta menjadi bukti nyata.
Semen Padang merupakan salah satu dari sedikit klub Liga 1 Indonesia yang masih mempertahankan pelatih lokal di musim 2024. Hendri Susilo sebelumnya melatih Sriwijaya FC di Liga 2 Indonesia dan sempat memiliki pengalaman di Liga 1 Indonesia bersama Persiraja Banda Aceh pada musim 2019/2020.
Namun, rekam jejaknya di Liga 1 Indonesia tidaklah gemilang. Persiraja Banda Aceh terdegradasi pada musim tersebut setelah performa buruk sepanjang kompetisi, dan Hendri Susilo harus meninggalkan posisinya sebelum kompetisi berakhir.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
