
Wasit Liga 1 Indonesia ketika pelatih pengecekan VAR bersama PSSI. (pssi.org)
JawaPos.com — Musim baru Liga 1 Indonesia 2024/2025 sudah dimulai. Dengan kick-off laga perdana telah berlangsung pada 9 Agustus 2024, atmosfer kompetisi sudah mulai terasa memanas. Tidak hanya dari persiapan tim-tim peserta yang berlomba-lomba memperkuat skuad mereka, tetapi juga dari sisi perwasitan yang akan menjadi pengadil lapangan di sepanjang musim.
Sebanyak 29 wasit dan 46 asisten wasit telah ditunjuk untuk memimpin jalannya 34 pekan pertandingan Liga 1 Indonesia 2024/2025. Penunjukan ini dilakukan oleh Departemen Perwasitan PSSI dengan pertimbangan yang sangat selektif, memastikan bahwa hanya mereka yang memiliki performa terbaik yang layak untuk menjalankan tugas berat ini.
Penunjukan wasit dan asisten wasit ini tidak dilakukan secara sembarangan. PSSI, melalui Departemen Perwasitannya, telah melakukan evaluasi mendalam terhadap performa para wasit pada musim lalu di Liga 1 dan Liga 2.
Proses seleksi ini dilakukan secara objektif dengan melibatkan penilaian dari penilai wasit di setiap pertandingan. Tidak hanya itu, tim evaluasi PSSI juga bekerja sama dengan para ahli dari Japan Football Association (JFA) untuk memastikan bahwa standar perwasitan yang digunakan adalah yang terbaik.
Hasilnya, 29 wasit dan 46 asisten wasit ini dianggap layak untuk memimpin kompetisi sepak bola paling bergengsi di Indonesia. Sebelum ditugaskan, para wasit dan asisten wasit ini juga telah mengikuti "Preparatory Course Liga 1 Tahun 2024/2025" yang dilaksanakan dari 29 Juni hingga 5 Juli 2024 di Depok.
Pelatihan ini menjadi ajang bagi para wasit untuk mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan juga pengetahuan tentang aturan permainan yang terus berkembang. Pelatihan ini sangat penting, mengingat musim ini akan menjadi yang pertama kalinya Liga 1 Indonesia menggunakan teknologi Video Assistant Referee (VAR). Oleh karena itu, para wasit dituntut untuk menguasai teknologi baru ini agar dapat mengimplementasikannya dengan baik di lapangan.
VAR akan menjadi komponen baru yang signifikan dalam Liga 1 musim ini. Penggunaan VAR tidak hanya akan menambah dimensi baru dalam pengambilan keputusan di lapangan, tetapi juga menambah beban kerja bagi para wasit. Dalam setiap pertandingan, akan ada dua wasit yang bertugas di ruang VAR, yaitu seorang wasit VAR dan seorang asisten VAR.
Mereka akan bertugas mengawasi rekaman pertandingan dan memberikan rekomendasi kepada wasit utama di lapangan jika ada insiden yang memerlukan peninjauan ulang. Kehadiran VAR diharapkan dapat membantu mengurangi kesalahan-kesalahan krusial yang dapat mempengaruhi hasil pertandingan.
Di lapangan, struktur tim perwasitan akan sedikit berbeda dari sebelumnya. Selain wasit utama yang memimpin pertandingan, akan ada dua asisten wasit yang bertugas di garis lapangan, satu wasit cadangan, dan satu penilai wasit.
Namun, untuk penilai wasit, mereka tidak termasuk dalam daftar resmi yang dikeluarkan oleh Departemen Perwasitan PSSI. Meski demikian, peran mereka tetap krusial dalam memberikan evaluasi terhadap performa wasit selama pertandingan berlangsung.
Jawa Barat menjadi daerah dengan kontribusi wasit terbanyak pada musim ini, dengan total delapan wasit yang ditugaskan. Sementara itu, DKI Jakarta menjadi daerah yang paling banyak menyumbang asisten wasit. Komposisi ini menunjukkan bahwa kedua wilayah tersebut memang memiliki sumber daya manusia yang mumpuni dalam bidang perwasitan, yang telah terbukti melalui performa mereka di musim-musim sebelumnya.
Seiring dengan semakin dekatnya kick-off Liga 1, perhatian publik juga tertuju pada pertandingan pembuka yang akan mempertemukan Persib Bandung, sang juara bertahan, dengan PSBS Biak, tim promosi asal Papua.
Pertandingan ini akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, dan diprediksi akan menjadi ajang pembuktian pertama bagi para wasit dan asisten wasit yang bertugas.
Dalam 34 pekan pertandingan Liga 1 musim ini, total ada 306 pertandingan yang harus dipimpin oleh para pengadil lapangan ini. Ini bukan tugas yang mudah, mengingat setiap pertandingan memiliki tensi yang tinggi dan bisa menjadi penentu bagi perjalanan tim di musim ini.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
