
Gilson Costa (kanan) bisa jadi opsi menarik di lini belakang Persebaya Surabaya. (Instagram/Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya terus berbenah dalam upaya meningkatkan performa tim untuk menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2024/2025. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mendatangkan Gilson Costa, seorang pemain berpengalaman asal Portugal yang sebelumnya pernah bermain di Benfica B.
Dalam perkenalannya di Instagram resmi Persebaya Surabaya, Gilson disebut akan mengisi peran sebagai gelandang box-to-box.
“Selamat datang di keluarga besar Persebaya Gilson Costa. Mantan pemain Benfica B asal Portugal ini untuk kali pertama menginjakkan kaki di Gelora Bung Tomo. Mengendarai Honda Stylo 160 dari @mpmhondajatim yang elegan dan powerful, Gilson antusias menuju kandang Persebaya itu untuk kali pertama. Gilson akan menempati posisi gelandang box-to-box di Persebaya. Pada 2014 sampai 2016, dia terpilih masuk timnas Portugal U-19 dan U-20,” tulis perkenalan resmi dari Persebaya Surabaya.
"Saya sudah banyak berbicara dengan Flavio tentang bagaimana sepak bola di Indonesia. Itu penting bagi saya untuk beradaptasi di sini. Saya sudah siap untuk menjalani program latihan, saya sudah tidak sabar untuk segera bermain di depan Bonek di stadion ini,” kata Gilson ketika pertama kali diperkenalkan.
Namun, menilik data dari Transfermarkt, Gilson Costa ternyata memiliki pengalaman bermain di berbagai posisi sepanjang karier profesionalnya, termasuk sebagai bek tengah. Berdasarkan data tersebut, Gilson Costa telah bermain dalam beberapa posisi berbeda dengan rincian sebagai berikut:
- Defensive Midfield: Bermain 39 kali, mencetak 3 gol dan 2 assist.
- Central Midfield: Bermain 7 kali, tanpa gol dan assist.
- Centre Back: Bermain 2 kali, tanpa gol dan assist.
- Left Winger: Bermain 1 kali, tanpa gol dan assist.
- Centre Forward: Bermain 1 kali, mencetak 1 gol tanpa assist.
- Left Midfield: Bermain 1 kali, tanpa gol dan assist.
- Attacking Midfield: Bermain 1 kali, tanpa gol namun memberikan 1 assist.
Dari data di atas, jelas terlihat bahwa Gilson Costa memiliki fleksibilitas bermain di berbagai posisi, termasuk sebagai bek tengah. Hal ini tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi Persebaya yang sedang berupaya memperkuat lini belakangnya. Meski baru bergabung, Gilson sudah menunjukkan antusiasmenya untuk segera bermain di depan para pendukung setia Persebaya, Bonek.
Lini belakang Persebaya selama ini memang menjadi sorotan karena kerap kali meninggalkan celah yang bisa dimanfaatkan oleh lawan. Kehadiran Gilson Costa sebagai opsi bek tengah bisa menjadi solusi untuk menutup lubang tersebut. Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimilikinya, Gilson diharapkan mampu memberikan stabilitas dan kekuatan tambahan di lini pertahanan Persebaya.
Pengalaman Gilson bermain di berbagai posisi menunjukkan bahwa dia adalah pemain serba bisa yang dapat diandalkan dalam berbagai situasi. Sebagai pemain yang pernah terpilih masuk timnas Portugal U-19 dan U-20, Gilson tentu memiliki kualitas yang tidak diragukan lagi. Selain itu, kedekatannya dengan Flavio Silva, striker baru Persebaya yang juga berasal dari Portugal, dapat membantu proses adaptasinya di tim baru ini.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
