Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Juni 2024 | 00.09 WIB

Makin Panas saat Media Vietnam Sebut Elkan Baggott Berencana Akhiri Hubungan dengan Timnas Indonesia, Begini Faktanya

Elkan Baggott. (Instagram Elkan Baggott) - Image

Elkan Baggott. (Instagram Elkan Baggott)

JawaPos.com — Polemik yang melibatkan Elkan Baggott, bek andalan Timnas Indonesia, semakin memanas dan kini menjadi sorotan media internasional, termasuk media Vietnam.

Berita mengejutkan ini bermula ketika Elkan menghapus nama PSSI dari bio Instagram pribadinya pada Kamis, 30 Mei 2024. Tindakan ini memicu spekulasi luas di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air dan internasional. Apa sebenarnya yang terjadi? Berikut penjelasan lengkapnya.

Ketiadaan nama Elkan Baggott dalam daftar skuad Timnas Indonesia untuk laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi salah satu pemicu utama sorotan ini. Keputusan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk tidak memanggil pemain berusia 21 tahun tersebut dinilai mengejutkan oleh banyak pihak. Pasalnya, Elkan selama ini merupakan salah satu pemain andalan Timnas Indonesia di era kepelatihan Shin Tae-yong.

Elkan tidak masuk dalam daftar 22 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong ke timnas Indonesia. Bahkan, ketika PSSI memastikan bahwa Shin Tae-yong menambah dua pemain lain, yakni Malik Risaldi (Madura United) dan Nadeo Argawinata (Borneo FC), nama Elkan tetap tidak muncul. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan pendukung Timnas Indonesia.

Spekulasi bahwa Elkan Baggott berencana mengakhiri hubungannya dengan Timnas Indonesia semakin kuat setelah media Vietnam, Soha, mengeluarkan artikel tentang situasi ini. Soha menulis bahwa Elkan, yang disebut sebagai pemain naturalisasi, berencana mengakhiri hubungannya dengan sepak bola Indonesia. Padahal, fakta sebenarnya adalah Elkan memilih kewarganegaraan Indonesia di usia 18 tahun, bukan pemain naturalisasi seperti yang dikatakan oleh Soha.

Ketegangan ini sebenarnya bermula dari peristiwa di babak play-off Olimpiade 2024. Saat itu, Shin Tae-yong memanggil Elkan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 dalam pertandingan penting melawan Guinea. Skuad Garuda Muda kehilangan beberapa pemain di lini belakang, seperti Rizky Ridho yang terkena kartu merah dan Justin Hubner yang kembali ke klubnya, Cerezo Osaka. Namun, Elkan tidak bergabung dengan skuad dan malah terlihat berlibur di Maladewa.

Keputusan Elkan untuk tidak bergabung dengan Timnas Indonesia U-23 dikritik oleh publik. Walaupun pemanggilan ini tidak bertepatan dengan agenda FIFA, sehingga klub tidak wajib melepas pemainnya, absennya Elkan pada saat penting tersebut menimbulkan kekecewaan di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Ketika Shin Tae-yong ditanya alasannya tidak memanggil Elkan, dia meminta wartawan dan netizen untuk menanyakan langsung kepada Elkan, yang semakin memperkeruh suasana.

Situasi ini semakin rumit ketika Elkan menghapus nama PSSI dari bio Instagram pribadinya, yang sebelumnya ada di sana. Langkah ini mengundang perhatian media internasional, termasuk Soha, yang dengan berani menyebut bahwa Elkan berencana mengakhiri hubungannya dengan Timnas Indonesia. "Langkah di atas diduga merupakan keinginan bek keturunan Inggris itu untuk mengakhiri hubungannya dengan sepak bola Tanah Air," tulis Soha.

Di tengah polemik ini, Timnas Indonesia tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Tim asuhan Shin Tae-yong dijadwalkan akan menghadapi Irak pada 6 Juni 2024 dan Filipina pada 11 Juni 2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Ketiadaan Elkan dalam skuad menimbulkan kekhawatiran akan kekuatan lini belakang Timnas Indonesia dalam menghadapi dua laga penting tersebut.

Perlu dicatat bahwa ini bukan kali pertama Elkan tidak dipanggil ke skuad Timnas senior. Sebelumnya, dia juga absen dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret 2024 karena mengalami cedera. Absennya Elkan dalam beberapa kesempatan penting tentu menimbulkan tanda tanya besar di kalangan penggemar sepak bola Indonesia.

Elkan Baggott adalah salah satu pemain muda dengan masa depan cerah dalam dunia sepak bola. Lahir di Bangkok, Thailand, pada 23 Oktober 2002, Elkan memiliki darah campuran Inggris-Indonesia. Dia memulai karier sepak bolanya di akademi Ipswich Town dan telah menunjukkan bakat luar biasa sejak usia muda. Tinggi badannya yang mencapai 1,94 meter menjadi keuntungan tersendiri bagi Elkan, terutama dalam duel udara dan pertahanan.

Sejak memutuskan untuk membela Timnas Indonesia, Elkan telah menjadi andalan di lini belakang. Keberadaannya memberikan rasa aman bagi tim, terutama dalam menghadapi serangan lawan. Namun, polemik yang terjadi belakangan ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Elkan dan Timnas Indonesia.

Para pendukung Timnas Indonesia berharap agar Elkan dan PSSI segera menyelesaikan permasalahan ini dengan baik. Sikap saling pengertian dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam menyelesaikan konflik. Timnas Indonesia membutuhkan pemain-pemain terbaiknya untuk dapat bersaing di level internasional, termasuk dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Dalam situasi yang semakin panas ini, penting bagi semua pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh suasana. Kehadiran Elkan di Timnas Indonesia tentu sangat diharapkan oleh banyak pihak. Namun, keputusan tetap berada di tangan Shin Tae-yong, yang memiliki wewenang penuh dalam pemilihan pemain.

Komunikasi yang baik antara pemain, pelatih, dan pihak federasi sepak bola sangat diperlukan untuk menjaga keharmonisan tim. Situasi seperti ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena bisa berdampak negatif pada performa tim secara keseluruhan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore