Momen La Grande Indonesia mendukung Timnas Indonesia. (Instagram La Grande Indonesia)
JawaPos.com - Belakangan ini, harga tiket pertandingan Timnas Indonesia menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Indonesia. Mayoritas netizen mempertanyakan alasan mengapa harga tiket bisa melonjak dua kali lipat dari sebelumnya.
Salah satu podcaster dan pengamat sepak bola, Dex Glenniza, turut membahas isu ini dalam unggahannya di media sosial X, dengan menguraikan berbagai faktor yang menyebabkan kenaikan harga tiket dan dampaknya bagi para penonton.
Dalam unggahannya, Dex Glenniza mencatat bahwa harga tiket pertandingan Timnas Indonesia kali ini lebih tinggi dibandingkan harga tiket pada FIFA matchday terakhir yang berkisar antara Rp100.000 hingga Rp750.000.
Baca Juga: Kontrak Habis, Mantan Kapten Timnas Indonesia Evan Dimas Dikabarkan Merapat ke Persik Kediri
Jika dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita bulanan non-makanan di Jakarta sebesar Rp1.572.026 menurut BPS 2022, kenaikan harga tiket ini terasa signifikan.
Namun, Dex menjelaskan ada formula yang digunakan untuk menentukan harga tiket, termasuk kenaikan harga sewa stadion, jasa keamanan, penurunan dukungan sponsor, dan biaya merchandise. Semua faktor ini bisa mempengaruhi keputusan untuk menaikkan harga tiket.
Penelitian dari University of Lausanne dan University of Liverpool pada 2022 menunjukkan bahwa harga tiket sepak bola bisa dipengaruhi oleh variabel non-ekonomi seperti status lawan (misalnya dalam pertandingan derby), performa tim yang sedang bagus (biasanya hanya mempengaruhi harga tiket termahal), dan sejarah pemanfaatan kapasitas stadion (misalnya jika dalam pertandingan sebelumnya stadion tidak penuh).
Dex Glenniza juga menekankan bahwa klub atau organisasi, dalam hal ini PSSI, menentukan harga tiket berdasarkan kemampuan dan kemauan pasar untuk membayar lebih tinggi.
Harga tiket seringkali mencerminkan tingkat kemakmuran daerah atau negara. Namun, ia mencatat bahwa kenaikan harga tiket biasanya diterapkan terutama pada kategori tiket termahal, seperti VIP atau VVIP.
Selanjutnya podcaster tersebut juga mengingatkan bahwa harga tiket bisa naik secara signifikan, namun umumnya hal ini terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang, sekitar 6-7 tahun, bukan dalam 2-3 bulan.
Baca Juga: Dirumorkan Merapat ke Persebaya, Begini Statistik Ciamik Mantan Kapten Timnas Indonesia Yanto Basna
Kenaikan harga yang cepat seperti ini, menurutnya, belum dijelaskan secara memadai oleh pihak terkait.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
