Bejo Sugiantoro.pergi berlatih ke Persebaya Surabaya naik motor bersama Rachmat Irianto (Miftakhul F.S/Jawa Pos)
JawaPos.com – Nama Rachmat Irianto tentu tak lepas dengan sang bapak, Bejo Sugiantoro. Sebab, keduanya terjun di dunia yang sama, yakni sepak bola, dari usia muda dan sama-sama identik dengan Persebaya Surabaya.
Rachmat Irianto dan Bejo Sugiantoro merupakan pemain andalan Timnas Indonesia di eranya masing-masing. Di level klub, keduanya bahkan pernah bekerja sama dalam tim yang sama, yakni Persebaya Surabaya.
Sebagai anak dari Bejo Sugiantoro, seringkali Rian merasa sulit untuk melepaskan bayang-bayang sang orang tua. Namun, hal tersebut membuat Rian lebih termotivasi membangun identitasnya sendiri.
Baca Juga: Rachmat Irianto Ceritakan Kedekatan dengan Kedua Orang Tua, Pesan Ibunya Paling Menyentuh
Cerita tersebut ia bagikan di kanal Vidio milik Marc Klok, yakni dalam segmen Marc Talks Beyond Football, episode keempat.
“Justru itu motivasi saya, karena bapak sudah malang melintang di sepak bola Indonesia. Jadi itu gak mudah bagi saya, karena ada beban tersendiri,” ceritanya.
Ketika ia bermain untuk Persebaya, Rian juga mengatakan banyak asumsi bahwa dirinya bisa bermain untuk Green Force sebab bapaknya kala itu menjabat sebagai asisten pelatih.
“Orang-orang dulu liatnya Bejo Sugiantoro lebih top pada masanya, jadi waktu itu saya main di Persebaya, orang bilang bapaknya baja, anaknya aluminium. Jadi banyak yang bilang waktu itu saya main di Persebaya karena bapak saya,” tutur Rian.
Mengetahui hal tersebut, Rian termotivasi untuk membuktikan bahwa asumsi tersebut tidaklah benar, ketika ia memutuskan untuk hijrah ke Persib Bandung.
“Jadi saya keluar dari Persebaya, saya coba menghilangkan omongan orang-orang bahwa saya bisa bermain tanpa adanya bapak. Saya bisa berdiri sendiri dengan nama saya, Rachmat Irianto," jelasnya.
Dalam video tersebut, pemain Persib Bandung itu mengindikasikan bahwa ia harus keluar dari bayang-bayang Bejo, ketika terus dikaitkan dengan sang bapak.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
