
BAKAL DIRENOVASI: Stadion Gajayana mulai menemui titik terang gunakan dana APBN. (Radar Malang)
JawaPos.com – Realisasi renovasi Stadion Gajayana mulai menemui titik terang setelah beberapa hari lalu memiliki kegaduhan pada pihak kontraktor. Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia memberi restu ke Pemerintah Kota Malang agar bisa menggunakan dana dari APBN.
Namun, ada satu syarat yang harus dilakukan Pemerintah Kota Malang, yakni pihak pemkot wajib melakukan Desain Besar Olahraga Daerah di Malang. Dilansir dari Radar Malang pada Senin (5/2), Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, menyampaikan penyusunan Desain Olahraga di Malang merupakan instruksi yang diberikan dari Kemenpora ketika mereka berkunjung ke Jakarta awal Januari lalu.
Baihagi menerangkan tujuan penyusunan itu merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat akan olahraga, terutama yang lebih diprioritaskan oleh Pemerintah Kota Malang.
Setelah itu, pemerintah pusat akan menganggarkan bantuan renovasi Stadion Gajayana Malang. Itu pun sesuai arah yang ditentukan Pemerintah Kota Malang melalui Desain Besar Olahraga Daerah.
"Tentu ada beberapa unggulan cabang olahraga yang sudah berprestasi baik di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional terus kita dorong," ujar Kadispora Pemkot Malang tersebut.
Dia mencontohkan cabang olahraga yang akan masuk dalam peta besar Malang adalah atletik, bersepeda, panahan, dan renang. Kemudian masih ada kemungkinan tambahan cabang olahraga lain.
Saat ini Pemerintah Kota Malang tengah melakukan pembahasan dengan KONI Malang. Lebih lanjut, selain penyusunan Desain Besar Olahraga Daerah, pihak Disporapar akan mengajukan proposal bantuan dana ke pemerintah pusat untuk perbaikan sarana olahraga menjelang Porprov.
Untuk perbaikan Stadion Gajayana sendiri mencapai Rp 36 miliar. “Namun, persetujuan anggarannya ini menunggu DBOD selesai. Diharapkan tahun 2024 ini kalau tidak awal tahun 2025 mendatang," ujarnya.
Perbaikan yang akan dilakukan seperti penambahan kapasitas lampu, pemasangan single seat, pengecatan, dan perbaikan ruang ganti.
Selain kepada pemerintah pusat, pihaknya juga meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sebab, gelaran porprov merupakan hajatan dari Pemerintah Provinsi.
"Kalau dari pihak provinsi kemungkinan akan diperbaiki awal tahun 2025. September sudah siap digunakan," tambahnya.
Menanggapi hal itu, anggota komisi D DPRD Kota Malang Suryadi mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Malang mengajukan bantuan kepada jajaran di atasnya. Perbaikan sarana ini tidak hanya berguna saat porprov.
Sarana itu bisa digunakan untuk pembinaan atlet di tahun-tahun selanjutnya. "Ketika sarana sudah diperbaiki dan memenuhi syarat. Harapan kami muncul atlet-atlet berbakat di Kota Malang," ucap Suryadi.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
