
Andre Oktaviansyah saat memberikan assist atas kemenangan Persebaya Surabaya kontra Persita Tangerang.
JawaPos.com – Andre Oktaviansyah, atau yang kerap disapa Andre Cobra, menjadi penyelamat Persebaya Surabaya saat menghadapi PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Selasa, (30/1) sore.
Persebaya Surabaya tertinggal lebih dulu pada menit ke-20 melalui sang mantan, Taisei Marukawa, yang berhasil menyapu bola muntah hasil sepakan pemain PSIS.
Pemain asal Jepang tersebut mencetak gol pertamanya ke gawang Green Force setelah hengkang ke Semarang dua musim silam. Pemain bernomor punggung 10 itu juga tidak berselebrasi secara berlebihan dalam merayakan gol ke gawang mantan klubnya tersebut.
Namun, delapan menit berselang, tepatnya pada menit ke-28, Andre Cobra berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kesalahan Adi Satryo, kiper PSIS Semarang.
Tercatat, gol tersebut merupakan gol pertama Cobra musim 2023/2024. Menurut Sofascore, sebelum laga kontra Laskar Mahesa Jenar, Andre telah mencatatkan 15 penampilan untuk Persebaya, yang mana 13 di antaranya dimulai sebagai starter.
Profil Andre Oktaviansyah
Dilansir situs resmi Persebaya Surabaya, Andre Oktaviansyah adalah pemain kelahiran 23 Oktober 2002, yang berposisi sebagai gelandang. Pemain berjuluk Cobra itu merupakan jebolan Garuda Select. Kepiawaiannya dalam mengatur serangan di lini tengah mengantarkan Timnas U-16 juara Piala AFF U-16 pada 2018 silam.
Dia didatangkan oleh mantan pelatih Persebaya Surabaya yang kini melatih Persikabo 1973, Aji Santoso, pada awal musim Liga 1 2023/2024.
Nama Andre mulai menjadi langganan starter Persebaya saat ditangani oleh caretaker Uston Nawawi. Sebelumnya, lini tengah dikuasai oleh Ripal Wahyudi yang berduet dengan legiun asing asal Singapura, Song Ui-young.
Namun, perlahan pemain kelahiran Depok itu menggusur Ripal ke bangku cadangan saat era kepelatihan Uston Nawawi, Josep Gombau, maupun pelatih Green Force saat ini, Paul Munster.
Sejak pertama kali menjadi starting eleven, Andre meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia memang layak dipilih, seperti yang dia katakan pada kanal Youtube resmi Persebaya.
“Saya yakini diri saya kalau misalnya ini kesempatan kamu untuk nunjukin kalau kamu sebenarnya layak masuk starting dan itu adalah salah satu motivasi dari diri sendiri,” kata Andre.
Selain itu, dia mengakui bahwa keberadaan Song Ui-young yang menjadi duetnya di posisi gelandang adalah komponen penting di balik performanya.
“Saya lebih banyak belajar juga dari Song, karena dia sering kasih tahu saya,” katanya.
Nama Andre Oktaviansyah mulai naik ke permukaan saat dia membela Timnas Indonesia U-16 dan berhasil meraih gelar juara AFF U-16 2018 di bawah arahan Fakhri Husaini. Kemudian, dirinya mengikuti program Garuda Select bersama David Maulana dan Brylian Aldama di Inggris.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
