Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 31 Januari 2024 | 01.31 WIB

Hanya 4.250 Penonton, Dampak Jadwal Hari Kerja atau Kondisi Performa Persebaya Surabaya?

Arief Catur berjibaku dengan pemain PSIS Semarang. (Dok. Persebaya) - Image

Arief Catur berjibaku dengan pemain PSIS Semarang. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com – Pertandingan epik antara Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo pada Selasa (30/1) meninggalkan jejak dramatis dengan skor akhir 1-1.

Namun, di balik pertandingan klasik tersebut, pertanyaan muncul mengenai jumlah penonton yang hanya mencapai 4.250. Apakah ini akibat dari jadwal pertandingan yang tidak bersahabat di hari kerja, ataukah karena performa Persebaya yang belum mencapai performa prima?

Pertandingan ini memunculkan pertanyaan mengenai keterlibatan penonton, terutama ketika pertandingan berlangsung di hari kerja. Hanya sekitar 4.250 penonton yang hadir, apakah ini disebabkan oleh faktor jadwal yang kurang menguntungkan? Karena, dari faktor performa Persebaya Surabaya, mereka memperpanjang rekor 10 pertandingan tidak pernah menang baik di kandang maupun tandang.

Dalam pertandingan sore ini, peluang emas terbuang oleh Persebaya Surabaya, terutama pada babak kedua. Paulo Henrique gagal memanfaatkan peluangnya pada menit ke-53, menyia-nyiakan kesempatan bagi Bruno Moreira yang berada di posisi yang baik.

Performa Paulo Henrique yang kurang memuaskan dan peluang-peluang emas yang terbuang menjadi sorotan dalam pertandingan ini. Bagaimana penonton meresponsnya? Apakah kekecewaan ini memengaruhi kehadiran penonton? Pertanyaan-pertanyaan ini selalu menyelimuti pertandingan Persebaya Surabaya di laga home mereka, tiga poin yang gagal didapatkan jadi salah satu faktor yang membuat penonton seakan belum berhasrat untuk datang ke stadion.

Dalam laga berikutnya menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo, pada Minggu, (4/1), akan jadi jawaban pertanyaan-pertanyaan yang selama ini ada di benak kita semua, kenapa jumlah penonton di laga kandang Persebaya Surabaya terus mengalami kemerosotan.

Pertanyaan besar yang masih menggantung memberikan tantangan dan harapan. Persebaya Surabaya memiliki waktu untuk merespons dan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya. Sementara itu, suporter dan penonton setia juga memiliki harapan untuk melihat peningkatan dalam performa dan kehadiran di tribun.

Pertandingan klasik antara Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang hanya meninggalkan lebih banyak pertanyaan dan harapan. Bagaimana Persebaya akan melangkah ke depan dari hasil ini? Hanya waktu yang akan menjawabnya, dan setiap pertandingan menjadi babak baru dalam cerita panjang sepak bola Indonesia.

Daftar Panjang Persebaya Surabaya Tidak Pernah Menang:

Dewa United 1:1 (seri)

Persib Bandung 2:3 (kalah)

Bali United FC 3:1 (kalah)

Persik Kediri 4:0 (kalah)

Persis Solo 1:1 (seri)

Barito Putera 2:0 (kalah)

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore