
Amir Burhanuddin Deltras Sioardjo (Angger Bondan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Amir Burhanuddin merupakan CEO Deltras Sidoarjo saat ini. Ia merupakan putra dari Kiai Munawar Zaini, seorang ulama asal Bancar Kabupaten Tuban.
Ia mrupakan tokoh penggerak sepak bola asal kota Bumi Wali. Amir Burhanuddin lahir pada 8 Maret 1979 itu menghabiskan masa mudanya di pinggiran desa di Tuban.
Amir menamatkan SD dan SMP di Desa Bancar serta di SMAN 2 Tuban. Sebagai anak desa ia tak sedikitpun merasakan hiruk pikuknya kota metropolitan. Hingga tiba waktunya lulus SMA ia memberanikan dirinya untuk melanjutkan studinya di Surabaya.
Apa yang ia lakukan adalah pilihan hidup dan kemauannya sendiri. Sebagai anak yang berasal dari desa ia banyak dikhawatirkan oleh orang tuanya. Meski begitu ia tetap bertekad untuk tetap dapat merantau dari Tuban ke Surabaya.
"Orang tua dulu saya bilang, kamu laki-laki kalau kamu punya tekad sekolah ke kota ya silahkan berangkat," ujar Amir Burhanuddin kepada Radar Sidoarjo (JawaPos Group) dilansir pada Senin (1/1).
Kendati demikian ia mendapatkan pesan agar tak melupakan segala sesuatu yang ada di desa. Sebab desa menjadi tanah muara dirinya menginjak kaki pertama.
Pada 1997 ia berangkat ke Surabaya. Tujuan utamanya adalah dapat kuliah di ITS. Akan tetapi ia gagal karena tak lolos seleksi ujian masuk perguruan tinggi negeri.
Karena gagal kemudian ia lebih memilih melanjutkan kuliah di perguruan tinggi swasta yakni ITATS. Ia menjadi mahasiswa baru ITATS pada masa transisi era reformasi. Tak canggung ia pun ikut turun dalam segala aksi pada 1998.
Pada tahun 2000 ia terpilih menjadi Presiden Mahasiswa ITATS. Saat itu ia merasa berada di puncak belajar. Sehingga ia kemudian mendaftar sebagai mahasiswa Fakultas Hukum di Universitas Merdeka Surabaya.
"Jadi di tahun tersebut saya kuliah di dua kampus sekaligus. Mengambil double degree," ujarnya.
Fakultas Hukum ia pilih karena di tahun itu kampus ITATS terjadi banyak gejolak. Terdapat dinamika permasalahan antara yayasan, keluarga, mahasiswa dan yang lainnya. Hal tersebut yang mendasari dirinya mengambil keilmuan hukum.
Menurutnya keputusan tersebut merupakan yang terbaik. Keputusan itu pula yang membuat dirinya menjadi saat ini.
Amir Burhanuddin berhasil menyelesaikan tanggung jawab akademiknya pada tahun 2004. Usai dari situ ia kemudian mengikuti pendidikan profesi pengacara selama satu tahun.
Lalu pada tahun 2006 ia ujian advokat dan dinyatakan lulus memenuhi syarat. Ia kemudian mengikuti magang di kantor advokat hingga pada tahun 2008 disumpah dan menjadi pengacara secara penuh.
Dari dunia hukum itulah menjadi titik awal Amir Burhanuddin berjejaring dengan banyak tokoh hingga menyukai dunia olahraga dan menjadi CEO The Lobster, julukan Deltras Sidoarjo.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
