
Talenta Angga Saputro belum benar-benar bisa dimanfaatkan oleh pelatih Borneo FC di Liga 1 2023/2024. (Borneo FC)
JawaPos.com – Meskipun Borneo FC 2023 telah menunjukkan performa luar biasa, tidak dapat dipungkiri bahwa beberapa pemain justru minim kontribusi. Artikel ini akan membongkar misteri di balik pemain-pemain yang belum mampu bersinar dan memberikan pandangan kritis terhadap apakah mereka masih pantas menjadi bagian dari skuad Borneo FC.
Angga Saputro, penjaga gawang berusia 30 tahun, telah menjadi figur yang kurang terlihat di lapangan. Dengan 0 penampilan dan 0 menit bermain. Pertanyaannya, seberapa penting peran Angga Saputro untuk Borneo FC? Menarik melihat pertandingan-pertandingan berikutnya terkait kiper cadangan seperti Angga Saputro, apakah masih bisa berkontribusi bagi tim yang tengah bersaing di level tertinggi atau tidak.
Dandy Sonriza, pemain tengah berusia 21 tahun, ternyata belum mendapatkan kesempatan bermain sama sekali. Dengan 0 penampilan dan 0 menit di lapangan, apakah keberadaannya masih dibenarkan di tim utama? Lini tengah Borneo FC memang padat sekali, nama-nama seperti Adam Alis, Terens Puhiri, Fajar Faturrahman, dan Wiljan Pluim sering wara-wiri di lini tengah. Menarik melihat kelanjutan pemain ini ke depannya.
Pemain depan berusia 23 tahun, Habibi Jusuf, juga belum mencatatkan penampilan atau kontribusi apapun untuk Borneo FC. Bagaimana mungkin pemain yang sepertinya belum mendapatkan kepercayaan pelatih masih dapat bertahan di skuad? Lini depan Borneo FC juga cukup sengit persaingannya, nama-nama seperti Win Naing Tun, Nur Hardianto, Felipe Cadenazzi, dan Stefano Lilipaly jadi pilihan utama pelatih.
Jika tidak bisa menunjukkan performa yang lebih baik dalam latihan, kemungkinan Habibi Jusuf akan kesulitan mendapatkan jam terbang di Borneo FC.
Dengan usia 19 tahun, Daffa Fasya juga belum mendapatkan kesempatan untuk bermain. Keputusan ini kemungkinan besar karena strategi pelatih atau memang Daffa belum siap untuk kompetisi senior. Jika memang belum menunjukkan performa yang istimewa Nadeo Argawinata akan sulit digantikan dan keputusan untuk membiarkan pemain muda ini hanya duduk di bangku cadangan adalah keputusan yang tepat.
Hugo Samir, pemain depan berusia 18 tahun, juga belum mencatatkan penampilan apapun. Sama seperti Habibi Jusuf yang berada di lini depan, pemain muda seperti Hugo perlu mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain atau seharusnya dipertimbangkan untuk dipinjamkan ke klub lain guna mendapatkan pengalaman bermain yang lebih baik.
Borneo FC 2023 memang memiliki sejumlah pemain yang belum memberikan kontribusi yang signifikan. Pertanyaannya, apakah keberadaan mereka masih sesuai dengan visi dan misi klub yang tengah bersaing di level tinggi? Langkah tegas diperlukan untuk meningkatkan kualitas skuad atau apakah pemain-pemain ini masih memiliki waktu untuk membuktikan potensi mereka di Borneo FC. Menariknya, siapakah yang harus tersingkir dan siapa yang masih layak mendapatkan kesempatan?

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
