Pertandingan antara Persijap dan Persela pada Liga 2
JawaPos.com – Sebuah insiden terjadi setelah pertandingan Persijap Vs Persela, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah pada Minggu (5/11) malam.
Diketahui bahwa pertandingan melawan Persijap dalam lanjutan Liga 2 2023-2024 ini, tim yang dikenal dengan sebutan Laskar Joko Tingkir tersebut berakhir imbang dengan tim tuan rumah dengan skor 0-0.
Namun, setelah laga tersebut selesai, bus yang mengangkut pemain dan official Persela Lamongan diserang dengan lemparan batu.
Tidak hanya itu, enam suporter Persela Lamongan juga menjadi target serangan dari sekelompok suporter Persijap Jepara setelah pertandingan berakhir.
Dalam kejadian ini, dua suporter mengalami luka pada kepala dan harus segera dirawat di rumah sakit.
Baim, Media Officer (MO) Persela Lamongan mengatakan bahwa para pendukung dari Lamongan ini mengalami tindakan kekerasan. Beberapa di antaranya adalah mahasiswa dari Yogyakarta.
“Mereka dibawa ke rumah sakit karena luka kepala. Empat orang berhasil melarikan diri, sementara dua lainnya tertahan,” ujarnya.
Tak beberapa lama, bus rombongan pemain dan official Persela Lamongan kemudian diserang kembali sebanyak dua kali oleh orang tak dikenal.
Beruntungnya, serangan tersebut tidak mengakibatkan cedera pada anggota tim Laskar Joko Tingkir tersebut.
Serangan batu dari sejumlah individu tersebut mengaku sebagai pendukung dari lawan mainnya, yaitu Persijap.
Dikutip dari akun Instagram pelatih Persela @coachsendi pada Senin (6/11), terlihat bahwa kerusakan terdapat pada kaca belakang kanan dan depan bus.
“Syukurlah tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan pada kaca belakang kanan bus dalam serangan pertama,” ujar Baim.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
