
Sejumlah pemain Timnas Indonesia mengikuti sesi latihan di Lapangan A Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Senin (9/10/2023). ANTARA/Galih Pradipta
JawaPos.com – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia tidak meremehkan skuad Brunei Darussalam dalam pertandingan putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026.
“Jadi besok saya akan memantau latihan timnas senior dan saya akan minta mereka jangan anggap remeh, bola itu bundar,” kata Erick saat jumpa pers di media center Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa.
Erick berharap pula agar para pemain Timnas Indonesia bisa tampil maksimal sehingga bisa mendapatkan kemenangan pada laga kandang Kamis (12/10), maupun laga tandang pada Selasa (17/10).
“Nah ini kita harus hati-hati karena saya tahu semua negara pasti ingin memberikan yang terbaik,” kata dia.
Erick juga menekankan bahwa setiap lawan harus disegani dan dihadapi dengan serius. Hal ini adalah bagian dari persiapan yang penting untuk mencapai kemenangan dalam setiap pertandingan.
Erick mengingatkan untuk tidak meremehkan lawan agar tidak terjadi seperti pertandingan Indonesia lawan Taiwan di dua kesempatan berbeda. Pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 di Stadion Manahan Solo pada Sabtu (9/9), Indonesia menang telak 9 -0 kontra Taiwan. Namun, pada pertandingan Asian Games 2023, wakil Merah Putih menelan kekalahan atas Taiwan dengan skor 0-1.
“Kalau saya tentu berharap tim nasional kita bermain maksimal karena kalau kita lihat jangan sampai pada pertandingan titik-titik kita menang 9-0, dan di pertandingan selanjutnya kalah 0-1,” kata pria yang saat ini menjabat Menteri BUMN.
Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu di pertemuan pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Brunei. Laga pertama akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Kamis (12/10), dan laga kedua digelar di Stadion Sultan Hassanal Bolkiah pada Selasa (17/10).
Indonesia harus memenangi laga melawan Brunei untuk melaju ke ronde kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dan bergabung di Grup F bersama Irak, Vietnam, dan Filipina.
Indonesia sendiri mempunyai catatan positif melawan Brunei. Berdasarkan catatan Livescore, Indonesia selalu memenangkan tiga laga terakhir, yaitu menang 5-0 (uji coba 2012), 4-0 (uji coba 2017), dan 7-0 (Piala AFF 2022).
“Saya berharap mereka bermain baik nanti ke Brunei, nanti kita fokus kualifikasi yang grup F, kita bersama negara-negara lain yang dimulai pada November, Maret, dan Juni,” kata Erick.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
