
Silvio Escobar (kiri) merayakan golnya untuk Persela Lamongan ke gawang Deltras FC.
JawaPos.com - Deltras FC akhirnya merasakan kekalahan. Ironisnya, hasil minor itu dicatat di laga home. The Lobster ditundukkan tamunya, Persela Lamongan, dengan skor tipis 0-1 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, kemarin sore.
Gol semata wayang tim tamu dicetak pemain naturalisasi Silvio Escobar pada menit ke-63. Pelatih The Lobster Widodo Cahyono Putro menyesalkan terjadinya gol itu.
’’Reading the game harus dibenahi. Kami kebobolan karena pemain fokus melihat bola. Tidak melihat posisi lawan. Ini tidak boleh terjadi lagi,’’ kata pelatih 52 tahun itu.
Padahal, Widodo sudah berkali-kali mengingatkan anak asuhnya. Jangan sampai lengah saat Persela sedang melakukan penyerangan.
’’Karena Persela ini dihuni banyak pemain berpengalaman. Ketenangan striker mereka di depan gawang tidak diragukan. Dan itu terbukti di laga kali ini,’’ jelas Widodo. Kekalahan bukan hanya karena kelengahan lini belakang. Widodo juga menganggap finishing sebagai faktor kekalahan.
’’Finishing di depan gawang harus diperbaiki. Anak-anak sudah berusaha maksimal, tapi tidak bisa mencetak gol. Semoga ini jadi kekalahan pertama dan terakhir bagi kami,’’ ujar Widodo.
Dia tidak mau sambat soal wasit. Dalam laga kemarin, ada dua insiden di kotak penalti Persela. Pelatih kiper Deltras FC Agung Prasetyo sempat protes ke wasit. Tapi, Widodo tetap kalem. ’’Kami melihat kejadian itu dari jarak yang cukup jauh. Jadi, saya tidak tahu apakah itu penalti atau tidak. Kami akan lihat rekaman videonya dulu,’’ jelasnya.
Bagi Persela, kemenangan ini memantapkan posisinya di puncak klasemen. Mereka mengantongi 13 poin dari lima laga. Meski begitu, sang pelatih Djadjang Nurdjaman ingin pemainnya tetap membumi. ’’Mudah-mudahan pemain tidak jemawa. Karena masih banyak laga penting yang harus kami lalui,’’ tegas pelatih yang akrab disapa Djanur itu.
Pelatih asal Majalengka itu senang dengan performa anak asuhnya. Dia menyebut pemainnya tampil sesuai ekspektasi. ’’Apalagi, kondisi lapangan di Stadion Gelora Delta sangat bagus. Itu membuat kami bisa melakukan passing yang bagus dari kaki ke kaki. Laga juga enak dilihat,’’ pungkas mantan pelatih Persebaya Surabaya itu.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
