TERUS DIGEMBLENG: Arkhan Kaka (kiri) dan rekan-rekannya di timnas U-17 berlatih di bawah pengawasan Bima Sakti (kanan) di Monchengladbach, Jerman (19/9).
JawaPos.com – Indonesia tengah bersiap untuk menjadi tuan rumah penyelenggara Piala Dunia U-17. Saat ini berbagai persiapan tengah dikebut. Salah satunya, merenovasi rumput Jakarta International Stadium (JIS).
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan, FIFA meminta persiapan Indonesia selesai pada 27 Oktober. Setelah 27 Oktober, stadion-stadion yang dipakai klub Liga 1 pun sudah tidak boleh dipakai selain untuk kepentingan Piala Dunia U-17.
’’Kalau dibilang siap, ya, siap. Karena itu, sejak awal, saya bersama tim PSSI fokus terhadap persiapan infrastruktur. Tidak mungkin kami menyelenggarakan Piala Dunia U-17 tidak sesuai dengan standar FIFA,’’ terang mantan presiden Inter Milan tersebut.
Sebenarnya, sambung Erick, demi kelancaran proses perbaikan infrastruktur, jauh sebelum 27 Oktober venue yang dipakai untuk Piala Dunia U-17 tidak boleh digunakan. Namun, PSSI dan pihak terkait memberikan dispensasi kepada Persebaya Surabaya untuk bisa tetap bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, saat menjamu Arema FC (23/9).
’’Artinya, pada 24 September, stadion itu sudah tidak bisa digunakan lagi,’’ tegas menteri BUMN tersebut.
Terkait persiapan tim nasional, Garuda Muda terus mengasah kemampuan dengan melakukan pemusatan latihan (TC) di Jerman sejak 18 September lalu. Selama di sana, timnas U-17 difasilitasi oleh Borussia Monchengladbach.
TC tersebut berlangsung hingga dua pekan sebelum Piala Dunia U-17 2023. Selain berlatih, timnas U-17 akan menjalani serangkaian uji coba. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji mengatakan, pihaknya telah mengantongi daftar tim lawan dan jadwal pertandingannya. Namun, dia belum bisa membocorkannya. ’’Nanti jadwalnya akan kami sampaikan,’’ katanya ketika dihubungi Jawa Pos kemarin (21/9).
Tapi, jika merunut pernyataan pelatih timnas U-17 Bima Sakti sebelumnya, setidaknya ada enam pertandingan yang akan dijalani oleh Garuda Muda. Rangkaian uji coba tersebut terdiri atas melawan empat tim lokal dan dua tim nasional.
Untuk tim lokal, disebut Bima adalah tim kelompok usia klub Bundesliga seperti Borussia Dortmund, Borussia Monchengladbach, serta Eintracht Frankfurt. Sedangkan dua tim nasional, dicari tim negara yang gaya bermainnya seperti calon lawan timnas U-17 di fase grup Piala Dunia U-17 2023.
’’Rencana kami akan melawan tim negara (lain) dan kami akan mencari yang mirip-mirip cara mainnya dengan Ekuador, Panama, dan Maroko. Kami akan simulasikan,’’ tuturnya.
Sementara itu, kapten timnas U-17 Iqbal Gwijangge berharap serangkaian uji coba di Jerman bakal semakin membantu persiapan timnas U-17. ’’Jadi, di sana mungkin akan lawan dengan tim yang mirip dengan grup A nanti. Saya berharap itu sangat baik untuk kami agar siap menghadapi tim seperti Panama, Maroko, dan Ekuador,’’ ucap anak angkat mantan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan itu.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
