
Jakarta International Stadium siap menjadi venue Piala Dunia U-17 2023
JawaPos.com – Kurang dari 1,5 bulan penyelenggaraan Piala Dunia U-17, Presiden Joko Widodo telah menetapkan nama-nama dalam kepanitiaan nasional. Itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2023.
Yakni, tentang Panitia Nasional Penyelenggaraan Federation International de Football Association (FIFA) U-17 World Cup Tahun 2023.
Kepanitiaan Piala Dunia (PD) U-17 dibagi dua: panitia pengarah yang diketuai Menko bidang pembangunan manusia dan kebudayaan serta panitia pelaksana. Untuk panitia pelaksana, menteri pemuda dan olahraga menjadi penanggung jawab bidang dukungan penyelenggaraan. Lalu, sebagai penanggung jawab sarana dan prasarana adalah menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat. Serta, ketua panitia pelaksana penyelenggaraan dan prestasi tim nasional menjadi tugas ketua umum PSSI.
Panitia nasional bertanggung jawab langsung kepada presiden. Mereka harus segera tancap gas menyiapkan PD U-17 yang akan berlangsung 10 November hingga 2 Desember 2023.
Ketua Dewan Pengarah Panitia Nasional Penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023 Muhadjir Effendy mengakui, waktu menjelang penyelenggaraan event tersebut memang mepet. Namun, kata dia, tidak ada persiapan yang khusus. Pemerintah akan memaksimalkan kembali apa yang sudah disiapkan dalam penyelenggaraan PD U-20 yang sebelumnya batal dihelat di Indonesia. ”Tinggal menyegarkan kembali semua yang dulu disiapkan untuk penyelenggaraan (Piala Dunia) U-20,” ujarnya.
STADION MANAHAN SOLO.
Bentuk penyegaran itu, misalnya, stadion-stadion yang sebelumnya disiapkan untuk gelaran PD U-20. Yaitu, Jakarta International Stadium (JIS), Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Manahan, dan Stadion Gelora Bung Tomo.
Kemarin (20/9) Ketua Umum PSSI Erick Thohir bertemu Presiden Jokowi membahas persiapan PD U-17. Dalam kesempatan itu, Erick sekaligus mengundang presiden untuk hadir dalam seremoni pembukaan. ”Akan dihadiri juga oleh presiden FIFA,” ucapnya.
STADION GELORA BUNG TOMO
Dalam kesempatan itu, presiden memberi arahan bahwa pembangunan sepak bola harus terus dilanjutkan. Erick pun meminta ada dukungan riil dari pemerintah, selain sokongan dari swasta. ”Nah, Bapak Presiden sangat menyanggupi dan mendorong dan nanti kolaborasi antara pemerintah pusat dengan PSSI dan private sector bisa didorong,” imbuhnya.
Sementara itu, FIFA telah memilih kota penyelenggara PD U-17 di Indonesia. Yakni, Jakarta, Surabaya, Solo, dan Bandung. Timnas Indonesia akan bermain di Surabaya dalam fase penyisihan grup. Tergabung di grup A, skuad Garuda Muda bakal menjamu Panama, Ekuador, dan Maroko di Gelora Bung Tomo (GBT).
Dalam kesempatan jumpa pers setelah bertemu Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri (19/9), Erick mengatakan, pemilihan venue diputuskan FIFA dengan mempertimbangkan hasil drawing PD U-17 2023 yang dilakukan pada Jumat (15/9). Indonesia diberi target FIFA bisa mendapatkan 10–18 ribu penonton untuk setiap pertandingan. ”Dan itulah kenapa sejak awal FIFA bersama PSSI mendiskusikan pembagian hasil daripada undian,” katanya.
STADION SI JALAK HARUPAT.
Daya dongkrak penonton terhadap pertandingan timnas U-17 sangat penting bagi PSSI untuk pemerataan penjualan tiket. Erick menilai, jika hasil drawing Indonesia tergabung dengan tim-tim besar, venue bisa berbeda. ”Makanya, kemarin dari hasil keputusan FIFA sendiri, ditaruh di Surabaya, di grup sendiri,” ucap Erick.
Lantas, bagaimana kesiapan seluruh venue? Erick menegaskan bahwa semua sudah siap, termasuk secara infrastruktur. ”Karena tidak mungkin kita menyelenggarakan event ini, (tapi stadionnya) tidak sesuai dengan standar FIFA,” tegas menteri BUMN itu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
