Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Juni 2023 | 20.10 WIB

Main Imbang dengan Persija, Aji Santoso Jadi Tahu Apa yang Harus Dievaluasi dari Persebaya

MAKIN PADU: Dari kiri, Song Ui-young, Ze Valente, dan Reva Adi dalam laga melawan Persija di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. - Image

MAKIN PADU: Dari kiri, Song Ui-young, Ze Valente, dan Reva Adi dalam laga melawan Persija di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

JawaPos.com - Janji pelatih Persebaya Aji Santoso untuk menurunkan pemain yang belum mendapatkan jam terbang melawan Persija Jakarta Minggu (18/6) sore dibuktikan. Beberapa nama seperti Yohanes Kandaimu, Alwi Slamat, Riswan Lauhin, Nuri Fasya, hingga dua pemain asing baru Song Ui-yong serta Dusan Stevanovic dimainkan. Hasilnya memang belum sesuai harapan.

Green Force hanya mampu bermain imbang melawan Persija yang hanya memakai satu pemain asing, Ryo Matsumura. Dua gol Persebaya dicetak oleh Anis –sapaan Yohanes Kandaimu– menit ke-15 dan Ze Valente (55’). Sedangkan gol dari Macan Kemayoran dicetak oleh Riko Simanjuntak pada menit ke-29 serta Aji Kusuma (71’).

Meski begitu, Aji mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Menurut dia, Reva Adi Utama dan kawan-kawan mendapat pelajaran yang berharga.

’’Uji coba yang sangat berkualitas. Persebaya main bagus, Persija juga,’’ ucapnya.

Aji juga akhirnya tahu apa yang jadi kelemahan tim. Pria asal Malang tersebut sudah paham komposisi pemain untuk Liga 1 2023–2024.

’’Jadi evaluasi saya. Jadi tahu mana pemain-pemain utama dan pengganti,’’ bebernya.

Komposisi itu akan tergambar di laga uji coba terakhir melawan Persis Solo pada 25 Juni mendatang. ’’Saya ingin tahu pasti siapa yang layak jadi starter di kompetisi nanti,’’ ucapnya.

Nah, soal penampilan Song dan Dusan, mantan pelatih PSIM Jogjakarta itu tetap puas. Song, menurutnya, tampil bagus meski fisiknya belum sempurna. Dusan juga sama.

’’Masuknya Dusan dan Kadek (Raditya) meski hanya 15 menit, mereka berdua mampu membangun serangan dengan baik. Song juga visi dan pemahaman taktiknya bagus,’’ terangnya.

Bukan hanya Persebaya yang dapat pelajaran berharga dari laga uji coba di Stadion Gelora Bung Tomo kemarin. Persija juga sama.

’’Ini tes yang bagus bagi kami sebelum memulai kompetisi. Pertandingan yang bagus,’’ ungkap pelatih Persija Thomas Doll.

Agresivitas Persebaya memberikan banyak pelajaran untuk Andritany Ardhiyasa dkk. Doll juga akhirnya mengerti apa kelemahan yang harus segera diperbaiki.

’’Kami terlambat panas. Pemain belakang yang harusnya naik sedikit ragu di awal pertandingan,’’ paparnya.

Selain itu, atmosfer pertandingan juga membuat mental anak asuhnya semakin baik. Apalagi, pelatih asal Jerman itu menyebut musim lalu hasil laga tandang Macan Kemayoran kurang bagus.

’’Dengan begini mereka bisa tahu kurang lebih seperti ini atmosfer tandang musim depan. Terima kasih untuk Persebaya yang sudah mengundang kami datang,’’ pungkasnya. (rid/c17/ali)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore