Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Agustus 2022 | 22.07 WIB

Wawancara dengan Luis Milla soal Alasannya Mau Jadi Pelatih Persib

SUDAH DEAL : Luis Milla (kanan) setelah menanda tangani kontrak dengan Persib Bandung kemarin. PERSIB UNTUK JAWA POS - Image

SUDAH DEAL : Luis Milla (kanan) setelah menanda tangani kontrak dengan Persib Bandung kemarin. PERSIB UNTUK JAWA POS

JawaPos.com-Luis Milla Aspas sudah tiba di Bandung kemarin. Dia memang belum mendampingi tim saat melawan Bali United hari ini.

Namun, keberadaan Milla di Bandung akan menambah motivasi klub berjuluk Maung Bandung tersebut. Mengapa Milla mau menerima tawaran dari Persib? Berikut wawancara dengan Milla setelah tiba di Bandung kemarin.

Bagaimana perasaan Anda bergabung dengan Persib?

Saya senang ada di tim ini. Sejak Persib membuka komunikasi, saya melihat ada keseriusan dari mereka. Persib membutuhkan kemenangan dan hasil yang konkret.

Karena itu, sekarang waktunya kami bekerja untuk memperbaiki hasil. Saya mau Persib punya karakter bermain. Yaitu, memiliki permainan yang baik, efisien, dan disenangi para fans.

Bagaimana Anda melihat materi pemain Persib?

Beberapa pemain Persib pernah bersama saya di tim nasional Indonesia. Tentu ini sebuah advantage buat saya. Saya sudah melihat dan menganalisis lima pertandingan terakhir Persib. Saya menilai Persib punya potensi yang besar. Saya optimistis kami bisa lebih baik.

Apakah komposisi pelatih Persib akan berubah?

Persib adalah tim besar. Saya akan bekerja secara profesional. Untuk membantu pekerjaan saya, akan ada dua pelatih yang datang. Mereka akan membantu saya sebagai asisten pelatih dan pelatih fisik.

Kami akan sama-sama berkolaborasi dengan pelatih lokal. Saya meminta semua pemain bisa bekerja sama dengan baik.

Setelah tidak menjadi pelatih timnas Indonesia, mengapa Anda belum melatih lagi?

Ya, kira-kira sudah tiga tahun saya tidak melatih. Selama tidak melatih, saya banyak menjadi komentator. Saya juga terus belajar dan menganalisis pertandingan.

Karena itu, saya bisa tetap memperhatikan sepak bola. Memang banyak tawaran yang masuk ke saya untuk melatih di luar Spanyol.

Tapi, tawaran dan waktunya belum tepat. Nah, saat Persib meminta saya bergabung, saya menilai ini sebuah proyek yang menarik. Jadi, saya memang harus pilih-pilih untuk bekerja di luar Spanyol. Harus yang menarik.

Persija sudah mendatangkan pelatih sekaliber Thomas Doll. Bagaimana Anda melihat perkembangan sepak bola Indonesia ke depan?

Saya sangat menghormati Doll. Kami datang dari era yang sama. Saat dia main di Italia, saya main di Real Madrid. Saya melihat ada perubahan signifikan di Persija setelah Doll datang. Mereka bermain dengan style Eropa. Mereka juga mendatangkan pemain-pemain dari Eropa.

Ini hal positif untuk Liga Indonesia. Klub yang bisa mendatangkan pelatih dari Eropa akan terbuka dengan ide dan gaya baru. Dengan begitu, sepak bola Indonesia akan semakin maju.

Lalu, apa target Anda bersama Persib?

Memang idealnya pelatih baru datang saat preseason supaya bisa bekerja lebih tenang. Ide-ide juga bisa tersalurkan dengan baik. Tapi, dengan waktu yang ada, saya sudah menganalisis tim ini lebih dalam.

Saya meminta para pemain untuk tidak berpikir terlalu panjang. Kami fokus saja dari pertandingan ke pertandingan. Setiap pertandingan harus kami anggap sebagai partai final.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore