
Carlos Fortes
JawaPos.com-Angka persebaran Covid-19 di Indonesia terus meroket. Tingginya penularan virus korona turut berdampak terhadap penyelenggaraan seri keempat BRI Liga 1 di Bali. Sampai kemarin, ada dua pertandingan Liga 1 yang ditunda karena pemain terpapar virus korona.
Untuk mengantisipasi tertundanya pertandingan Liga 1 akibat Covid-19, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyurati seluruh klub untuk mendatangkan pemain muda yang sudah terdaftar.
Para pemain muda itu bisa menjadi backup jika tim kekurangan amunisi. Dengan begitu, tim bisa bertanding dengan kekuatan paling sedikit 14 pemain.
”Lalu, untuk tim yang telah mengalami penundaan pertandingan, maka harus bertanding pada jadwal yang akan ditetapkan kemudian. Tim boleh kembali menunda pertandingan karena alasan hasil tes Covid-19. Namun, jika tidak terkendala dalam hasil tes Covid-19, tapi tidak bisa melanjutkan pertandingan, maka akan dihukum walkout (WO),” tutur Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita.
Persikabo 1973 menjadi salah satu tim yang sempat mengajukan penundaan pertandingan saat berjumpa Bali United (3/2). Namun, pengajuan tidak dapat dipenuhi karena tim berjuluk Laskar Padjadjaran itu dinilai masih memiliki stok pemain memadai.
Namun, sampai kemarin, badai Covid-19 belum berakhir di internal Persikabo 1973. Tim asal Bogor, Jawa Barat, itu juga kehilangan beberapa pemain karena cedera dan panggilan tim nasional. Lalu, bagaimana mengatasi persoalan itu?
Pelatih Persikabo 1973 Liestiadi mengungkapkan, ada tiga opsi yang bisa dilakukan. Pertama, memanggil lima pemain Elite Pro Academy Persikabo 1973. Kedua, mempercepat penanganan para pemain yang cedera. Ketiga, memberikan materi training individu kepada para pemain yang terpapar Covid-19.
”Untuk opsi pertama, kami tidak tahu apakah kondisi fisik mereka prima atau tidak. Kalau tidak prima, tentu berbahaya bagi mereka tampil di kompetisi kasta tertinggi. Tapi, setidaknya kami punya tiga opsi itu yang sedang dibahas dengan manajemen,” tutur mantan pelatih Persikad Depok tersebut.
Pemanggilan pemain muda untuk melengkapi skuad karena banyak pemain positif Covid-19 dilakukan Persija Jakarta yang hari ini melakoni big match melawan Arema FC.
Delapan pemain muda yang sudah terdaftar di PT LIB dipanggil ke Bali dari Jakarta. Mereka adalah Raka Cahyana, Imam Pathurohman, Dony Tri Pamungkas, Radzky Syahwal Ginting, Hadi Ardiansyah, Rafli Mursalim, Rangga Widiansyah, dan Risky Sudirman.
Asisten pelatih Persija Ferdiansyah mengungkapkan bahwa timnya menghadapi situasi sulit. Tapi, persiapan sudah dilakukan. ’’Melawan Arema, kami akan menyerang dan bertahan sama baiknya,’’ ucapnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
