
Arif Satria (kiri) berebut bola dengan Ricky Kambuaya saat sesi latihan Persebaya di Lapangan Sintetis Si Jalak Harupat, Bandung, kemarin (30/3). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com-Arif Satria benar-benar akrab dengan cedera. Untuk kali kesekian, bek Persebaya Surabaya itu harus istirahat karena cedera. Setelah dimainkan separo babak saat melawan Persela Lamongan (21/10), pemain berusia 26 tahun tersebut harus menepi dari lapangan untuk sementara.
Pelatih Persebaya Aji Santoso mengatakan, mantan pemain Persela itu mengalami cedera baru. ”Bukan di tumit yang dulu,” ujar Aji.
Cedera kali ini adalah tertariknya otot paha sebelah kanan. Aji menyebut cedera itu dialami ketika Arif melakukan pemanasan sebelum tanding melawan Persela.
”Arif tidak hati-hati ketika pemanasan. Nendang-nendang bola terlalu berlebihan. Ini jadi kerugian untuk kami,” paparnya.
Aji menyayangkan tindakan Arif. Sebab, tenaga pemain asal Padang itu masih dibutuhkan Persebaya. Apalagi, lini belakang hanya menyisakan nama M. Syaifuddin di bangku cadangan. ”Seharusnya dia bisa mengatur dirinya sendiri. Arif harus paham soal seperti ini,” tegasnya.
Mantan pelatih Persela itu belum memastikan apakah Arif bisa dimainkan melawan Persija Jakarta (26/10). Dia masih menunggu perkembangan latihan dua hari ke depan. ”Dia sudah bisa joging. Tapi, kami tunggu perkembangan kondisinya seperti apa,” tuturnya.
Dokter tim Persebaya Pratama Wicaksana mengatakan, tim medis Persebaya terus memantau kondisi Arif. Pihaknya juga selalu berkomunikasi dengan pelatih dan manajemen soal rencana tim medis untuk Arif. ”Kami sedang mengupayakan maksimal,” terangnya.
Ditanya soal kemungkinan melawan Persija, pria yang akrab disapa Tommy itu tidak bisa berkomentar banyak. Yang pasti, saat ini Arif mendapat treatment maksimal dari tim medis. ”Semoga hasilnya yang terbaik untuk Arif dan tim,” ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
