
Jose Wilkson Persebaya Haritsah Almudatsir
JawaPoscom-Kehadiran empat pemain asing memberikan dampak bagi Persebaya Surabaya. Buktinya, setelah keempatnya diturunkan bersamaan pada laga kedua BRI Liga 1 tadi malam, Persebaya langsung tampil menggila.
Green Force –julukan Persebaya– menaklukkan Persikabo 1973 dengan skor 3-1 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Tiga gol Green Force dicetak Jose Wilkson lewat brace pada menit ke-25 dan 41 serta Ricky Kambuaya (39’). Persikabo hanya bisa mencetak gol hiburan melalui penalti Ciro Alves (64’).
Permainan yang ditampilkan Persebaya di pekan kedua ini memang sangat berbeda jika dibandingkan dengan pekan pertama. Yakni, saat mereka ditaklukkan Borneo FC 1-3 pada 4 September lalu.
Selain sumbangsih dua gol dari Wilkson, tiga pemain asing lainnya juga memberikan kontribusi. Alie Sesay memberikan ketenangan di lini pertahanan. Lalu, Taisei Marukawa-Bruno Moreira membuat tim lebih hidup di lini tengah hingga penyerangan.
Pelatih Persebaya Aji Santoso mengakui bahwa tekanan pada laga kedua ini memang besar. Persebaya dituntut menang lantaran menelan kekalahan di pekan pertama. ”Tentu bakal berat. Tapi, alhamdulillah kami akhirnya mendapat tiga poin,” ujar Aji saat konpers virtual setelah pertandingan.
Menurut Aji, bisa dimainkannya pemain asing menjadi penentu. Sebab, itu memudahkan Aji untuk mengatur komposisi. Berbeda kondisinya dengan laga pertama.
Semua pemain asing yang tampil juga mendapat kredit positif darinya. Terutama Wilkson yang mampu mencetak dua gol.
”Bagaimanapun, ini kali pertama mereka bermain di sepak bola Indonesia. Alhamdulillah menang dan ini bisa jadi modal. Semakin hari semakin kompak,” paparnya.
Penampilan Persebaya juga cukup menyengat dengan formasi 4-3-3. Lantas, apakah ini akan menjadi pakem utama? Aji menyebutkan, dengan adanya pemain asing yang dikombinasi pemain lokal dan pemain muda, dirinya kini memiliki banyak opsi.
Dia bisa leluasa menerapkan formasi 4-2-3-1 hingga 4-1-4-1. ”Bergantung nanti lawan siapa. Target kami yang pasti selalu bermain baik,” ujarnya.
Sementara itu, kapten tim Rachmat ”Rian” Irianto menyatakan, kemenangan Persebaya tak lepas dari semangat juang pemain untuk bangkit setelah menelan kekalahan di laga pertama.
”Teman-teman semua termotivasi. Di sini (lawan Persikabo) kami harus menang. Pemain bermain dengan hati dan jiwa bagi Persebaya. Teman-teman memiliki jiwa itu. Jadi, kemenangan ini karena kerja keras dan hasilnya maksimal,” bebernya.
Sementara itu, penampilan Persikabo agak berbeda jika dibandingkan saat melawan Madura United di pekan pertama.
Pelatih Persikabo Igor Kriushenko menuturkan, di laga ini dirinya melakukan banyak perubahan skema. Karena itu, dia mengakui bahwa kekalahan ini adalah kesalahannya. ”Skema memang tidak lancar di babak pertama,” kata Igor.
Salah satu kesalahan yang mencolok terjadi di sisi kanan pertahanan tim. Dua gol Persebaya lahir dari sisi tersebut.
”Kebobolan tiga gol kali ini, saya tidak ingin menyalahkan pemain A atau B. Penyebab gol karena kelengahan tim dan menjadi pelajaran bagi kita semua,” ujarnya.
Namun, di babak kedua, permainan mulai berubah. ”Kami bisa bangkit. Di laga ini tentu banyak koreksi bagi tim kami untuk laga-laga selanjutnya,” bebernya.
Disinggung soal debut dua pemain asingnya, Shumeiko Veniamin dan Sergey Pushnyakov, Igor menilai keduanya perlu banyak adaptasi. ”Kami semua berharap mereka bisa lebih matang,” katanya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
