
Para pemain Persebaya berusaha menghadang tendangan bebas Syahroni, pemain Persela saat bertanding pada penyisihan grub C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, kemarin (3/4). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com – Setelah berlaga di Piala Menpora, Persebaya Surabaya mulai menggelar latihan lagi. Latihan secara tertutup itu dihelat di Lapangan SIER kemarin sore.
Latihan masih diikuti skuad Piala Menpora 2021. Belum ada wajah baru. Termasuk pemain asing. Soal penggawa asing, tim pelatih memang baru akan melakukan pertemuan dengan manajemen siang ini.
’’Saya sudah melakukan komunikasi dengan pemain asing. Kelanjutannya bagaimana nanti bergantung keputusan manajemen,’’ kata pelatih Persebaya Aji Santoso saat ditemui selepas latihan.
Komunikasi itu sudah berjalan sangat baik. ’’Semua pemain yang berkomunikasi dengan saya masih baru. Belum pernah main di Indonesia,’’ tegas Aji.
Hal itu sekaligus menampik isu bahwa mantan penggawa asing Green Force, julukan Persebaya, akan dipulangkan. ’’Nanti kami juga manfaatkan satu pemain slot Asia,’’ tambah pelatih 51 tahun tersebut.
Aji memang belum mau menyebut identitas pemain. Namun, dia memastikan satu penggawa asing yang didatangkan adalah seorang bek. Hal itu jelas berbeda dengan musim lalu. Di mana empat pemain asing tidak berposisi sebagai bek. Soal itu, Aji punya alasan.
’’Karena itu sebagai antisipasi kalau ada pemain belakang kami yang dipanggil timnas di tengah kompetisi,’’ terang mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.
Pemain belakang Green Force memang sering jadi langganan timnas. Untuk bulan depan saja, ada tiga pemain belakang yang dipanggil untuk pemusatan latihan timnas senior. Mereka adalah Arif Satria, Koko Ari Araya, dan Rachmat Irianto. Mereka akan berangkat pada 1 Mei.
Itu belum termasuk pemain untuk timnas kelompok umur. Ada Rizky Ridho yang merupakan kapten timnas U-23. Jika empat pemain itu dipanggil secara bersamaan, bek tengah Persebaya menyisakan M. Syaifuddin. Atas pertimbangan itulah, Aji memilih mendatangkan satu bek asing.
’’Jadi, kalau semua dipanggil timnas, setidaknya masih ada bek asing dan Syaifuddin yang siap tampil,’’ jelas Aji.
Meski bakal kehilangan banyak pemain belakang jika ada agenda timnas, Aji tidak keberatan.
’’Karena muara pemain ini ya untuk tampil bagi timnas. Jadi, saya malah mendukung kalau ada pemain yang mendapat panggilan timnas,’’ ucap pelatih kelahiran 6 April 1970 itu. Aji tidak ingin panggilan timnas membuat timnya mengeluh. ’’Justru ini jadi pelecut bagi pemain lain yang belum mendapat panggilan timnas,’’ tambahnya.
Untuk sementara, Aji masih akan bertahan dengan skuad yang ada. Intensitas latihan yang diberikan juga tidak terlalu tinggi.
’’Masih latihan ringan saja. Apalagi, anak-anak dalam kondisi puasa dan ini pertama kali latihan setelah dua pekan libur. Saya cuma mengembalikan sentuhan bola saja,’’ ucap Aji.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
