
pada pertandingan babak penyisihan grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung, kemarin (28/1). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com − Tidak ada nama Rendi Irwan dalam starting line-up. Dia rutin jadi pemain cadangan dalam dua laga Persebaya Surabaya di Piala Menpora 2021. Termasuk saat menghadapi Madura United di Stadion Si Jalak Harupat tadi malam.
Namun, pada menit ke-45, pemain 33 tahun itu dimasukkan. Dia menggantikan Hambali Tholib. Bagaimana hasilnya? Bapak tiga anak tersebut mampu mencetak gol pada menit ke-72. Gol itu sekaligus mengunci kemenangan 2-1 bagi Green Force, julukan Persebaya.
Masuknya Rendi memang membuat perbedaan. Pelatih Persebaya Aji Santoso tidak menampik hal itu. ’’Kunci kemenangan adalah pergantian pemain,’’ kata pelatih 50 tahun tersebut. Aji tidak kaget jika Rendi akhirnya mencetak gol. Sebab, dia didukung pemain pengganti lainnya, Ricky Kambuaya. ’’Masuknya Ricky membuat lini tengah hidup, sehingga Rendi bisa mencetak gol,’’ tambahnya.
Krusialnya keberadaan Rendi Irwan juga diakui pelatih Madura United Rahmad Darmawan. Menurut dia, masuknya pemain yang pernah dilatihnya saat berkostum Persija Jakarta itu memang jadi pembeda jalannya laga. ’’Saya rasa itu (Rendi) merupakan pergantian yang bagus bagi Persebaya,’’ jelas pelatih yang akrab disapa RD itu.
Bahkan, dia mengakui bahwa pergantian pemain yang dilakukan Aji membuatnya kewalahan. ’’Setelah pergantian pemain, Persebaya lebih berani menekan dan menyulitkan kami,’’ tambahnya.
Menurut dia, masuknya Rendi membuat fisik pemain keteteran. ’’Di satu sisi, pemain ingin melakukan pressing. Tapi, di sisi lain, tenaga pemain seperti sangat kurang,’’ beber RD.
Bukan kali ini saja pemain jebolan Mitra Surabaya itu jadi supersub. Di laga pertama kontra Persik Kediri (23/3) juga demikian. Dia masuk menggantikan Hambali pada menit ke-64. Umpannya kepada Kambuaya berbuah pelanggaran yang membuat Persebaya mendapatkan hadiah penalti. Penalti itu pun dieksekusi dengan baik oleh Samsul Arif.
Bagi Rendi, gol yang dia cetak semalam jadi yang perdana di Piala Menpora 2021. Itu sekaligus membuktikan bahwa dirinya belum habis meski pada 26 April nanti genap berusia 34 tahun.
Karena itu, Aji akan lebih sering menurunkan pemain muda untuk menyokong penggawa senior.
Sementara itu, dengan hasil tadi malam, Persebaya mempertegas dominasinya atas Madura United. Itu jadi kemenangan ketiga dalam empat pertemuan terakhir. Sementara satu laga lainnya berakhir imbang.
Persebaya memang tampil agresif. Mereka sudah unggul pada menit ke-11 melalui Ady Setiawan. Slamet Nurcahyo sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-47. Rendi Irwan jadi penentu kemenangan melalui golnya pada menit ke-72.
Hasil tersebut membuat Green Force kukuh di puncak klasemen grup C. Mereka meraup enam poin dari dua laga. Kans lolos ke babak perempat final terbuka lebar. Meski begitu, pelatih Persebaya Aji Santoso ogah jemawa. ’’Belum ada tim yang pasti lolos. Tapi, yang paling penting kami harus fight di laga ketiga,’’ katanya setelah laga.
Di laga selanjutnya, Persebaya menghadapi Persela Lamongan (3/4). ’’Saya meminta kepada pemain untuk tetap berjuang dengan maksimal,’’ tegasnya.
Aji memang tidak mau pemainnya terlena setelah meraih dua kemenangan beruntun. Hanya, dia tidak menampik dua gol kemenangan itu mampu mengerek mental anak asuhnya.
’’Mudah-mudahan hasil ini jadi modal bagus untuk memastikan lolos (ke babak perempat final),’’ kata Aji.
Untuk itu, lini depan akan dipoles jelang laga penentuan kontra Persela. Sebab, dalam laga semalam, tidak ada striker yang mencetak gol. Padahal, Aji sudah menurunkan Samsul Arif Munip dan Rivaldi Bawuo. Meski tanpa gol, Aji memuji penampilan keduanya.
’’Komunikasi antara keduanya sudah cukup bagus. Padahal, Rivaldi datang dalam kondisi cedera dan baru berlatih dua kali,’’ jelas mantan pelatih Persela itu.
Di sisi lain, kekalahan tersebut membuat Madura United harus bekerja lebih keras untuk lolos ke perempat final.
Pelatih Madura United Rahmad Darmawan tidak bisa menutupi kekecewaannya. Terutama pada gol Persebaya yang dicetak melalui situasi set piece. ’’Ini satu pelajaran bagi kami. Situasi set piece harus kami atasi dengan sangat hati-hati,’’ kata RD.
Sejatinya, Madura United sempat memberikan tekanan pada awal babak kedua. Beberapa peluang juga tercipta. Tapi, RD tidak menampik kinerja lini depan timnya masih kurang sempurna. ’’Efektivitas menyelesaikan peluang masih harus kami benahi lagi,’’ tegasnya.
Padahal, Madura United memiliki Alberto Goncalves. Burno Lopes yang baru dimasukkan pada babak kedua juga tidak bisa memberikan perubahan.
Kekalahan itu tidak membuat kapten Madura United Fachrudin Aryanto kaget. Sebab, dari awal laga, dia tahu Persebaya punya daya juang luar biasa di lapangan. ’’Saya selalu sampaikan ke teman-teman bahwa tidak ada laga yang mudah. Dan itu terbukti malam ini (kemarin),’’ katanya.
Meski begitu, kekalahan tersebut tidak akan diratapi. ’’Kami harus fokus ke laga selanjutnya. Kans lolos (ke perempat final) masih ada,’’ tegasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
