Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Maret 2021 | 17.06 WIB

Pelatih Persib Menyayangkan Hasil Imbang Lawan Bali United

Pemain Bali United Gunawan Dwi Cahyo berjibaku dengan pemain Persib Bandung Achmad Jufriyanto dalam pertandingan Piala Menpora di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (24/3). Pertandingan berakhir imbang dengan skor 1-1. foto : Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja - Image

Pemain Bali United Gunawan Dwi Cahyo berjibaku dengan pemain Persib Bandung Achmad Jufriyanto dalam pertandingan Piala Menpora di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (24/3). Pertandingan berakhir imbang dengan skor 1-1. foto : Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja

JawaPos.com − Duel Persib Bandung melawan Bali United tadi malam (24/3) di Stadion Maguwoharjo, Sleman, berlangsung keras. Buktinya, ada 8 kartu kuning dan 1 kartu merah dikeluarkan oleh wasit Yeni Krisdianto. Tidak ada pemenang. Pertandingan berakhir imbang 1-1.

Persib sebenarnya punya peluang mendapatkan poin penuh. Sebab, ketika tertinggal satu gol pada menit ke-52 oleh bek Bali United Willian Pacheco, Maung Bandung unggul jumlah pemain. Tepatnya pada menit ke-56 ketika Andhika Wijaya harus keluar dari lapangan setelah mendapatkan kartu kuning kedua.

Sayang, keunggulan jumlah pemain itu tidak mampu dimanfaatkan oleh Persib. Skuad Bali United yang lebih banyak bertahan dan berkumpul di kotak penalti menyulitkan lini depan Persib. Hanya satu gol tercipta. Itu pun berawal dari kemelut di depan gawang Wawan Hendrawan pada menit ke-88 oleh Frets Butuan.

Pelatih Persib Robert Rene Alberts menyayangkan hasil tersebut. Keunggulan pemain tidak bisa dimanfaatkan anak asuhnya di lapangan. ’’Ya, kami kesulitan ketika Bali United mengumpulkan pemain di dalam kotak penalti,’’ ujarnya.

Namun, bagi dia, hasil seri adalah yang terbaik bagi Persib. Mengingat persiapan yang dilakukan hanya dua minggu menuju Piala Menpora 2021. ’’Kami sebenarnya ingin menang. Tapi bagaimana, hasil akhir memaksa kami bermain imbang,’’ ujarnya.

Di sisi lain, pelatih Bali United mensyukuri hasil imbang tersebut. Bagi dia, melawan tim sekelas Persib dengan 10 pemain dan mendapatkan hasil seri adalah yang terbaik bagi skuadnya.

’’Kami juga kebobolan pada menit akhir. Bermain dengan sepuluh pemain tentu sulit. Beruntung kami hanya kebobolan satu gol saja,’’ katanya.

Sementara itu, di pertandingan lain grup D, duel tim promosi Liga 1 antara Persiraja Banda Aceh melawan Persita Tangerang cukup mengejutkan. Persiraja yang dipandang sebelah mata karena persiapan seadanya berhasil menundukkan Pendekar Cisadane dengan skor cukup telak 3-1.

Yang luar biasa, tiga gol Persiraja dicetak oleh bintang mudanya, Assanul ’’Torres’’ Rijal. Semua tercipta pada babak pertama. Tepatnya pada menit ke-34, 36, dan 44. Sedangkan Persita membalas lewat gol Chandra Waskito pada menit ke-54.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore