
Photo
JawaPos.com – Liga 1 direncanakan kembali bergulir pada awal 2021. Belum ada kepastian format kompetisi yang akan diterapkan. Apakah dengan sistem turnamen atau tetap memakai kompetisi penuh.
Lalu, bagaimana pendapat Aji Santoso? ’’Saya sih berharap tetap dengan sistem kompetisi penuh,’’ kata pelatih Persebaya Surabaya itu saat dihubungi Jawa Pos.
Dia punya alasan mengapa tetap ingin Liga 1 memakai format kompetisi penuh. ’’Supaya kompetisinya berkualitas,’’ tambahnya.
Hanya, pelatih 50 tahun itu tahu bahwa waktu untuk kompetisi cukup terbatas. Jika Liga 1 dimulai Februari tahun depan, hanya ada waktu tiga bulan untuk menggulirkan kompetisi. Sebab, Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Rencananya, event tersebut digelar Mei tahun depan.
Menggulirkan kompetisi penuh dalam waktu tiga bulan memang cukup riskan. Bahkan jika PSSI meneruskan kompetisi musim 2020 sekalipun. Bayangkan, musim ini, Liga 1 baru berjalan tiga laga. Artinya, masih ada 31 laga sisa yang harus dijalani setiap klub. Bahkan, Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta baru melakoni dua laga saja. Praktis, mereka masih harus melakoni 32 laga.
Menjalani 32 laga dalam waktu tiga bulan jelas bukan kondisi ideal. Dalam waktu 12 pekan, seluruh tim harus melakoni minimal tiga laga setiap pekannya. Karena itu, Aji terima saja kalau memang kompetisi dijalankan dengan format lain. ’’Yang penting waktunya harus cukup,’’ tambah mantan pelatih Persela Lamongan dan Arema FC tersebut.
Saat ini, skuad Persebaya masih diliburkan. Soal latihan, Aji masih menunggu kapan tanggal pasti kompetisi dimulai. Meski begitu, para pemain diminta menjaga kondisi selama libur. Winger Oktafianus Fernando terus menjaga kondisi fisiknya. ’’Coach Aji pesan kalau saat balik ke latihan nanti, kondisi fisik setidaknya 60 atau 70 persen,’’ terang pemain yang akrab disapa Ofan itu kepada Jawa Pos.
Pemain 27 tahun tersebut tidak masalah melakukan latihan mandiri selama libur. Lagi pula, menjaga kondisi fisik itu juga akan berimbas bagi dirinya sendiri. ’’Jangan sampai kondisi fisik turun. Kalaupun turun, jangan terlalu jauh,’’ kata pemain jebolan tim internal Indonesia Muda tersebut.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
