
Photo
JawaPos.com – Persiapan Persebaya Surabaya jelang lanjutan kompetisi Liga 1 musim 2020 kian mantap. Buktinya, tim Liga 2 Putra Sinar Giri (PSG) dilumat 5-0 dalam laga uji coba di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, kemarin sore.
Pelatih Persebaya Aji Santoso menurunkan skuad terbaik dalam laga yang digelar tertutup itu. ’’Karena dalam uji coba saya selalu ingin melihat perkembangan pemain,’’ kata pelatih 50 tahun itu.
Hanya, Persebaya sempat kesulitan di babak pertama. Mereka hanya unggul satu gol melalui eksekusi penalti Mahmoud Eid pada menit ke-21.
Penampilan Green Force baru ganas pada paro kedua. Empat gol tambahan dilesakkan. Masing-masing melalui Arif Satria (52’), Makan Konate (54’), Patrich Wanggai (65’), dan Akbar Firmansyah (80’).
Meski telat panas, Aji menganggap itu hal wajar. ’’Normal. Karena lawannya juga tim bagus. Dihuni pemain-pemain muda dengan tenaga kuat dan cara bermain yang bagus,’’ jelas mantan pelatih Arema FC tersebut.
Bukan hanya PSG yang punya pemain muda potensial. Aji menilai Akbar Firmansyah juga layak diperhitungkan. Lesakan satu gol jadi buktinya. Kehadiran pemain 18 tahun itu membuat opsi winger melimpah.
’’Akbar, meski pemain muda, dia sudah bisa beradaptasi. Hanya butuh jam terbang saja dan banyak latihan dengan tim. Tapi, secara keseluruhan dia (Akbar) bagus,’’ tegas pelatih asal Kabupaten Malang itu.
Nah, kehadiran Akbar memang cukup dibutuhkan. Apalagi, dalam laga kemarin, winger Mahmoud Eid mengalami cedera. Pemain berpaspor Palestina itu bermasalah dengan hamstring. Mahmoud bahkan tidak mampu melanjutkan laga dan harus ditarik keluar.
’’Mahmoud minta diganti. Saya tidak mau memaksakan dia tetap bermain. Karena itu malah berbahaya,’’ jelas bapak lima anak tersebut.
Aji pun berharap cedera yang dialami Mahmoud tidak parah. ’’Mudah-mudahan sih tidak apa-apa,’’ harapnya. Aji pantas khawatir. Maklum, kompetisi akan dimulai pekan depan. Sementara Mahmoud merupakan pilihan utama di posisi winger kiri.
Belum lagi pemain kelahiran Nykoping, Swedia, itu juga bisa jadi opsi di posisi striker. Itu seiring dengan belum jelasnya kedatangan striker asal Brasil David da Silva.
Jika Mahmoud cedera, posisi winger masih bisa diisi banyak pemain. Seperti Bayu Nugroho, Oktafianus Fernando, Rendi Irwan, maupun Irfan Jaya. Tapi, untuk posisi striker, Persebaya hanya menyisakan Patrich Wanggai dan Venko Armedya. Masalahnya, Venko yang jadi pelapis masih minim pengalaman. Dia juga belum pernah turun dalam kompetisi kasta teratas.
Jika cedera, mungkin Mahmoud bisa berlatih secara terpisah. Padahal, Aji sudah menyiapkan latihan taktikal pada pekan ini. Dia akan fokus memantapkan pola permainan yang akan diusung di Liga 1 2020.
’’Program satu minggu ke depan untuk pemantapan tim dan mengedepankan taktikal. Semua masalah, seperti finishing, akan kami benahi supaya tambah bagus,’’ beber Aji.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
