
OR_Wasit yang memimpin pada Laga Friendly Pesebaya vs Persis Solo, Wasit Tabrani, Asisten Wasit 1 Fuad Kohar, Asisten Wasit 2 M. Rifa
JawaPos.com – Sonhadji memikul beban berat. Sebagai ketua Komite Wasit, dia hanya punya waktu singkat untuk menyeleksi wasit yang bertugas di Liga 1 2020. Sedianya 26 wasit yang musim lalu bertugas kembali diberdayakan. Selain itu, ada tambahan 13 wasit Liga 2 yang promosi tugas ke Liga 1. ’’Kami akan seleksi lagi dan ada pembekalan dari AFC maupun FIFA serta nanti ada tes untuk wasit-wasit ini,’’ ungkapnya.
Tidak tanggung-tanggung, untuk menyiapkan wasit yang fresh dan berkualitas tanpa pengaruh dari pihak luar, purnawirawan TNI Angkatan Darat itu bakal melakukan penyegaran wasit di Makostrad. ’’Agar nuansa nasionalis ada dalam diri wasit-wasit ini. Kami akan upgrade kualitas wasit dengan seleksi yang sangat ketat,’’ ucapnya.
Nah, untuk meminimalkan wasit suap, rencananya gaji wasit di Liga 1 ditambah. Menurut dia, gaji wasit yang satu pertandingan hanya dibayar Rp 5 juta dirasa kurang. ’’Ada 36 pertandingan Liga 1. Wasit itu rata-rata hanya memimpin 10 pertandingan dalam semusim, kali saja Rp 5 juta,’’ paparnya. ’’Jadi, kami berencana meningkatkan gaji wasit 38 persen. Kami sangat memperhatikan kesejahteraan wasit. Mereka juga harus dimanusiakan,’’ lanjut lulusan Akmil 1984 itu.
Dia menyatakan akan ada perubahan terkait sanksi dan hukuman bagi wasit nakal. Tidak seperti musim lalu, hukuman serta sanksi seakan tidak transparan dan jelas. Dia berjanji kali ini lebih transparan.
’’Saya ini sudah komitmen. Saya juga tidak ada kaitannya dengan klub di Liga 1. Jadi, kalau memang ada pelanggaran berat, kami bisa nonaktifkan selamanya wasit itu,’’ tegasnya. Bahkan, untuk menilai wasit, ada lima wasit lokal berlisensi FIFA yang akan membantu. ’’Kalau krusial, bisa meminjam wasit dari luar negeri untuk menilai. Kami tidak main-main ya,’’ jelasnya.
Soal VAR, pihaknya belum bisa menyediakan alat tersebut untuk Liga 1 musim ini. Bagi dia, VAR cukup ribet dan rumit untuk Liga 1. ’’Mengenai alat mungkin bisa, masalahnya di SDM. Kami harus mengirimkan wasit selama 8 bulan untuk pelatihan. Musim ini sulit, mungkin musim depan kami memulai itu,’’ tambahnya.
Dia juga tidak bisa menggunakan wasit asing untuk laga-laga krusial. Alasannya sederhana, keuangan LIB sedang tidak sehat. ’’Jadi, kami mencoba maksimalkan wasit lokal saja, seleksi ketat. Semoga yang nanti memimpin pertandingan benar-benar fair dan berkualitas,’’ paparnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
