
Ultras Gresik merayakan keberhasilan tim Gresik United mengalahkan tim Persigo Semeru FC pada pertandingan Liga 3 2019 di Stadion Gelora Joko Samudro, Kab. Gresik, kemarin (10/11). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com – Kasus tunggakan gaji Gresik United musim 2017 sudah diputuskan pengadilan pada 16 Oktober tahun lalu. PT Persegres Joko Samudro (PJS) harus membayar utang gaji sebesar Rp 458 juta.
Masalahnya, belum ada pelunasan gaji hingga saat ini. Padahal, ini sudah memasuki musim 2020.
"Sampai sekarang masih belum jelas," keluh David Faristian kepada Jawa Pos. David adalah satu dari 22 pemain yang gajinya belum dibayarkan. Untuk David, total uang yang belum dibayarkan adalah Rp 49 juta. Itu adalah gajinya selama dua bulan di Gresik United.
David menyatakan heran dengan sikap pengurus PT PJS yang tidak menjalankan putusan pengadilan tersebut. Oleh karena itu dia masih terus melakukan komunikasi dengan pihak Asosiasi Pesepakbola Profesional Indoensia (APPI).
Pihak APPI sampai gerah. Mereka bahkan sempat menuntut agar Gresik United dibekukan. Artinya, tim berjuluk Laskar Joko samudro itu dilarang ikut kompetisi sebelum melunasi tunggakan gaji para pemainnya. Musim ini, Gresik United akan berlaga di Liga 3 zona Jawa Timur.
Tapi, keinginan APPI itu tidak digubris. Asprov PSSI Jatim memastikan Gresik United tetap bisa mengikuti kompetisi Liga 3. Meski mereka tahu bahwa tim asal Gresik itu masih punya tunggakan gaji kepada pemainnya. Asprov juga tahu ada putusan PN Gresik yang mewajibkan PT PJS segera melunasi tunggakan gaji. "Itu ranahnya adalah sengketa tenaga kerja," terang Sekjen Asprov PSS Jatim Amir Burhanuddin kepada Jawa Pos. "Selama tidak ada putusan hukum soal larangan ikut kompetisi, mereka (Gresik United) berhak ikut kompetisi," sambung Amir.
Ini adalah kali kedua Gresik United berlaga di Liga 3. Bedanya, perjuangan mereka akan lebih berat musim ini. Sebab, mereka harus memulai dari Zona Jatim. Sementara musim lalu mereka langsung lolos ke Liga 3 pra nasional. Sebab, mereka berstatus tim yang terdegradasi dari Liga 2 musim 2018 silam.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
