
Photo
JawaPos.com - Arema FC menutup gelaran Piala Presiden 2019 dengan hasil manis. Tim asuhan Milomir Seslija menjadi juara usai menaklukkan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (12/4) malam.
Ancaman Ricky Kayame di menit pertama langsung dibalas dengan cepat oleh tim tamu. Lewat skema serangan balik, Manu Dzhalilov hampir menjebol gawang Arema. Namun sayang, bola hanya menyentuh mistar gawang.
Kondisi nyaris serupa terjadi di menit ketiga. Dari situasi tendangan bebas, Makan Konate hampir membobol gawang Persebaya. Namun bola yang ditendangnya masih melebar tipis hingga mengenai tiang sebelah kanan.
Tak lama berselang, Persebaya balik mengancam. Untungnya Kurniawan Kartika Ajie mampu menggagalkan peluang yang didapat Irfan Jaya dan Amido Balde.
Memasuki menit 25, kerja sama Makan Konate dan Johan Alfarizie mampu memporak-prandakan lini belakang Persebaya. Untungnya masih ada Otavio Dutra yang memblokir bola sepakan Konate.
Jelang berakhirnya babak pertama, Ahmad Nurhardianto membuat sesisi stadion menjadi bergemuruh. Sebab dirinya mampu mencetak gol di menit 43. Berawal dari serangan balik cepat, sepakan sang pemain gagal diblokir oleh kiper Persebaya, Abdul Rohim. Skor 1-0 menutup paruh pertama.
Selepas jeda, Arema langsung mengancam. Tapi sayang, sepakan Konate masih melebar tipis ke sisi kiri gawang.
Di pertengahan babak kedua, Persebaya menarik keluar Irfan Jaya dan Abu Rizal Maulana. Sebagai gantinya, Green Force mengandalkan Osvaldo Haay dan Rendi Irwan Saputra.
Masuknya dua pemain tersebut diharapkan bisa menambah variasi serangan. Tapi sayang, permainan Persebaya masih dapat diredam oleh Singo Edan.
Memasuki masa injury time, Persebaya kecolongan lagi. Abdul Rohim melakukan kesalahan dalam menangkap bola. Alhasil si kulit bundar bisa dicuri oleh Ricky Kayame. Dengan diawali dua kali sentuhan, ia membuat Arema memimpin 2-0.
Skor tersebut bertahan hingga laga usai. Secara agregat, Arema unggul 4-2. Bagi mereka ini merupakan rekor sebab Singo Edan jadi satu-satunya tim yang sudah juara Piala Presiden sebanyak dua kali.
Susunan pemain
Arema FC: Kurniawan Kartika Ajie; Alfin Tuasalamony, Hamka Hamzah, Arthur Cunha, Johan Alfarizie; Hendro Siswanto, Hanif Sjahbandi (Rivaldi Bawuo 77'), Makan Konate; Ahmad Nurhardianto (Jayus Hariono 56'), Ricky Kayame (Muhammad Rafli 90+4'), Dedik Setiawan.
Persebaya Surabaya: Abdul Rohim; Novan Setya Sasongko, Otavio Dutra, Hansamu Yama Pranata, Ruben Sanadi; Abu Rizal Maulana (Rendi Irwan Saputra 59'), Misbakhus Solikin, Damian Lizio (Oktafianus Fernando 85'); Manu Dzhalilov, Irfan Jaya (Osvaldo Haay 59'), Amido Balde.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
