
Hendra Adi Bayauw jadi andalan Mitra Kukar untuk jamu Perseru dari skuad yang tersisa saat ini.
JawaPos.com - Dua tim yang pernah berada dalam satu kasta musim lalu kini dipertemkan kembali di babak 32 besar Piala Indonesia. Namun, meski Mitra Kukar dipastikan akan bertarung di Liga 2 2019, bukan berarti kelas mereka di bawah Perseru Serui. Faktanya, Mitra Kukar mampu menahan imbang Perseru di Stadion Marora yang dikenal angker pada leg pertama lalu.
Level kompetisi Mitra Kukar musim ini memang berada di bawah Perseru Serui. Namun demikian, tim beralias Naga Mekes itu bertekad mengunci tiket ke babak 16 besar Piala Indonesia. Syaratnya, skuad asuhan Sukardi itu wajib meraih kemenangan di leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Senin (4/2) sore ini.
Berkaca pada pertemuan leg pertama bulan lalu, anak-anak Kota Raja punya kans membungkam Cendrawasih Jingga-julukan Perseru. Meski berlaga di Liga 1, Perseru belum memiliki skuad mumpuni. Bahkan Perseru justru kehilangan beberapa pilar pentingnya musim lalu. Salah satunya, kiper Samuel Reimas dan bek impor Kunihiro Yamashita.
Ditambah lagi, perjuangan Naga Mekes sedikit ringan lantaran berhasil menahan imbang Perseru Serui di Marora. Artinya, Dedi Gusmawan cs hanya perlu menang dengan skor 1-0 untuk memastikan berlaga di babak 16 besar Piala Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Sukardi memilih low profile. Pelatih yang karib disapa Kardok itu justru memilih merendah. Dia menilai, Perseru bukan tim yang mudah dikalahkan. Dia berharap anak asuhnya tidak terlalu percaya diri meski bertindak sebagai tuan rumah.
“Secara keseluruhan tim kami sudah siap menghadapi Perseru. Tapi saya sudah mewanti-wanti pemain untuk tidak meremehkan lawan. Wajib serius,” ungkap ayah dua anak itu.
Kardok menambahkan, pada laga sore nanti dia akan melakukan rotasi. Apalagi Naga Mekes mendapat tambahan tenaga dari tiga pemain yang tidak diturunkan pada leg pertama. Abdul Gamal, Rendi Siregar, dan Hendra Adi Bayauw siap diturunkan.
“Intinya kami ingin menampilkan permainan terbaik,” imbuh Kardok.
Sementara itu, Rizky Ramadhan yang berpeluang sebagai starter bertekad memberikan hasil terbaik untuk para pendukung. Bermain di depan pendukung sendiri, pemain asal Bontang itu optimistis bisa meraih hasil maksimal.
“Mewakili pemain, saya dan teman satu tim sepakat tampil all out dan memberikan hiburan kepada seluruh suporter,” papar Eky, sapaan karib Rizky.
Dari kubu tamu, pelatih Perseru Serui Choirul Huda mengatakan, timnya siap memberikan perlawanan sengit kepada tuan rumah. Dari pertemuan di leg pertama, Choirul mengaku sedikit banyak sudah mengetahui cara bermain Naga Mekes. Dia berharap timnya mampu membawa pulang poin maksimal ke Serui.
“Kami tetap optimistis meraih hasil bagus. Meskipun kami membawa skuad minim, saya percaya anak-anak ingin hasil yang bagus,” pungkas dia.
5 Pertemuan Terakhir
27/01/19: Perseru Serui 0-0 Mitra Kukar
04/11/18: Perseru Serui 3-1 Mitra Kukar
01/06/18: Mitra Kukar 2-0 Perseru Serui
14/09/17: Perseru Serui 2-1 Mitra Kukar
20/05/17: Mitra Kukar 1-0 Perseru Serui
5 Pertandingan Terakhir Mitra Kukar
27/01/19: Perseru Serui 0-0 Mitra Kukar
20/12/18: Persiba Balikpapan 1-2 Mitra Kukar
09/12/18: Persija 2-1 Mitra Kukar
30/11/18: Sriwijaya 3-1 Mitra Kukar
23/11/18: Mitra Kukar 1-0 PS TIRA
5 Pertandingan Terakhir Perseru
27/01/19: Perseru Serui 0-0 Mitra Kukar
05/01/19: Persewar 1-2 Perseru
09/12/18: Persipura 0-2 Perseru
01/12/18: Perseru 2-0 Madura United
23/11/18: Persib 2-2 Perseru
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022