
PSM sudah ditunggu puluhan miliar rupiah jika sukses di AFC Cup 2019.
JawaPos.com - PSM Makassar harus lebih serius mempersiapkan tim dalam menghadapi kompetisi musim depan. Karena selain berjuang di Liga 1 2019, Juku Eja juga bakal menjalani kompetisi Asia di AFC Cup 2019. Untuk kompetisi AFC Cup, PSM berpotensi mendapatkan dana hingga puluhan miliar rupiah.
PSM Makassar memang bakal menjalani kompetisi AFC Cup 2019 usai menjadi runner up LIga 1 2018. Dana segar mencapai puluhan miliar rupiah sudah menunggu mereka andai bisa sukses di ajang kasta kedua kompetisi antarklub Asia ini.
Dilansir dari laman resmi AFC, Sekretaris Jenderal AFC Dato Windsor John menyebut musim depan kontribusi untuk klub (match fee) yang berkompetisi di AFC Champions League dan AFC Cup naik 50 persen dibanding. Khusus untuk AFC Cup yang akan diikuti PSM, match fee akan diberikan setiap melakoni laga home. Besarannya USD 50 ribu atau setara Rp 727.863.000.
Artinya, selama melakoni tiga laga home di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, PSM akan mendapat tambahan dana Rp 2,183 miliar. Angka yang cukup besar untuk menunjang aktivitas klub.
Angka yang lebih besar akan menanti jika Pasukan Ramang bertahan dan mencapai final AFC Cup 2019. Total hadiahnya mencapai USD 5,8 juta atau sekitar Rp 85,5 miliar.
Kenaikan ini, akan selalu terjadi. Dari tahun ke tahun. "Peningkatan ini tidak hanya membantu klub fokus di setiap tahapan kompetisi. Tetapi, meningkatkan kualitas, prestise, dan perawakan untuk gelar," kata Dato Windsor John.
Media and Public Relation Manager PT LIB Hanif Marjuni mengatakan, tiap klub di ajang AFC akan mendapat subsidi atau match fee tiap pertandingan. "Musim lalu itu dapat hanya laga home saja. Seperti Persija dan Bali United. Itu dibayarkan setelah pertandingan," katanya.
Apakah musim ini match fee juga diberikan saat laga away, pihaknya belum bisa memastikan. "Mudah-mudahan ada perubahan. Itu jauh lebih bagus. Kita tunggu saja seperti apa hasilnya nanti," jelasnya.
Sementara itu CEO PT PSM Munafri Arifuddin mengaku bermain di kompetisi level Asia menjadi prestise tersendiri bagi semua klub. Makanya, manajemen PSM harus mengatur manajemen finansial mereka untuk bisa meraih prestasi di level Asia.
"Ini adalah sebuah office management yang harus dijalankan sama-sama. Pelan-pelan akan kami wujudkan itu," imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
