
Kiper Persebaya, Dimas Galih, melakukan blunder dalam laga kontra tuan rumah Barito Putera. Persebaya kalah 2-3 dan disebut hanya kurang beruntung
JawaPos.com – Terlepas dari blunder yang dilakukan oleh kiper Dimas Galih, Persebaya Surabaya sejatinya bermain garang di Banjarmasin. Sayang mereka dipaksa menyerah 2-3 oleh tuan rumah Barito Putera, Minggu (12/8) sore WIB. Persebaya disebut hanya kurang beruntung.
Menurut karteker Bejo Sugiantoro, partai yang berlangsung di Stadion 17 Mei, Banjarmasin itu berlangsung sangat menghibur. Apalagi kedua tim sama-sama bermain menyerang dan ada banyak gol yang tercipta. Sayang, Persebaya harus pulang dengan kekalahan.
"Sebenarnya kami bermain garang di Banjarmasin dan bertujuan untuk mencuri poin. Tapi kami kalah dengan selisih satu gol. Itulah sepak bola, di mana permainan bagus belum tentu hasil juga bagus," kata Bejo.
Mantan nakhoda Persik Kediri itu senang karena pemain telah menjalankan instruksinya dengan baik. Green Force - julukan Persebaya, memberikan tekanan hebat kepada skuad asuhan Jacksen F Tiago tersebut.
Walaupun bertindak sebagai tim tamu, Persebaya tak ragu untuk bermain menyerang. Utamanya pada babak kedua. Masuknya kapten tim Rendi Irwan menjadi kuncinya. Rendi berhasil mencetak dua assist dalam laga ini.
"Pemikiran saya Barito baru kalah di Jayapura, jadi mereka akan bermain menyerang. Makanya saya pakai 4-3-3 dengan dua gelandang bertahan," jelas ayah kandung bek Rachmat 'Rian' Irianto itu.
"Ketika saya keluarkan Rendi pada 30 menit terakhir, kami bisa berbuat banyak dan memberikan tekanan kepada Barito yang sudah kelelahan secara fisik. Tidak ada kata terlambat sebab kami sudah mengantisipasi itu mulai latihan," imbuh Bejo.
Sementara itu, striker Rishadi Fauzi menilai timnya hanya kurang beruntung di Banjarmasin. "Saya rasa teman-teman sudah berbuat maksimal hingga 90 menit. Kami hanya belum diizinkan menang oleh Tuhan. Itu saja," tutup Fauzi.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
