Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Agustus 2018 | 02.29 WIB

Suporter Indonesia Diimbau Hormati Malaysia

Suporter Indonesia harus menjadi tuan rumah yang baik - Image

Suporter Indonesia harus menjadi tuan rumah yang baik

JawaPos.com - Pertemuan antara Tim Nasional (Timnas) U-16 Indonesia dengan Malaysia pada semifinal Piala AFF U-16 2018, membuat panitia penyelenggara ekstrawaspada. Pihak panitia mengimbau seluruh pihak agar tidak memprovokasi dan saling respek.


Pertemuan kedua negara bisa dibilang sebagai ulangan semifinal Piala AFF U-19 2018, dua minggu yang lalu. Pada saat itu Malaysia berhasil mengalahkan Indonesia dalam drama adu penalti. Malaysia akhirnya keluar sebagai juara di ajang tersebut.


Hubungan kedua negara sempat 'memanas' sebelum Piala AFF U-16 2018 dimulai. Penyebabnya adalah ulah pemain Malaysia, Amirul Ashrafiq yang membalik bendera Indonesia dalam story di akun Instagram pribadinya.


Berkaca dari ketegangan kedua negara sebelum turnamen berlangsung, Wakil Ketua Panitia Piala AFF U-16, Amir Burhannudin SH berharap semua pihak bisa menjaga diri dan ketertiban. Baik di stadion maupun di media sosial.


"Pertandingan sepak bola ini merupakan sebuah games. Marilah kita menghargai, respek terhadap pemain, baik itu pemain Indonesia maupun Malaysia. Mungkin selama ini suasana panas terjadi di media sosial. Tapi marilah di lapangan semua itu kita hilangkan," ajak Amir.


Dalam rilis yang diterima JawaPos.com, Selasa (7/8) petang, Amir menjelaskan bahwa Piala AFF U-16 adalah sebuah turnamen kelompok umur. Sehingga, jangan sampai diracuni dengan perasaan dan ujaran-ujaran kebencian.


"Kami sudah mendapat sorotan yang buruk saat Piala AFF U-19. Kami berharap sekarang ini semua masyarakat Indonesia terutama suporter untuk mengubah sikap menjadi tuan rumah yang baik," harap Amir.


"Sekali lagi, ini adalah turnamen kelompok umur. Mereka masih anak-anak. Anggap saja mereka adalah anak kita sendiri. Menang kita sanjung, kalah pun tetap kita dukung," imbuhnya.


"Demikian juga dengan tim Malaysia, mereka juga masih anak-anak. Jangan beri mereka kenangan tidak bagus terhadap perbuatan kita. Mari kita buat mereka memiliki kenangan manis dengan sambutan yang manis dan dukungan. Mari kita tunjukkan kita adalah bangsa yang sopan, menghargai bangsa lain," tutup Amir.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore