Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Maret 2017 | 08.26 WIB

Keluarnya Yamashita Bikin PBFC Lengah

Yamashita harus ditarik keluar pada awal-awal babak kedua - Image

Yamashita harus ditarik keluar pada awal-awal babak kedua

JawaPos.com - Pelatih Pusamania Borneo FC (PBFC) II, Ricky Nelson, mengungkapkan alasan soal kekalahan 1-5 timnya dari Arema FC di laga final Piala Presiden 2017, Minggu (12/3). Menurutnya, keluarnya Kunihiro Yamashita pada awal babak kedua membuat pertahanan timnya keropos.


Memang, dalam laga itu Yamashita harus tergeletak di lapangan usai berbenturan dengan pemain. Alhasil, dia harus ditarik keluar dan digantikan Firly Apriansyah.


Kendati penggantinya cukup bagus juga, tapi ada kegoyahan di lini pertahanannya. Hal itu diakui oleh Pelatih Ricky.


"Gol keempat membuat kami makin hancur. Kesalahan terbesar kami itu karena cederanya Yamashita," ungkap Ricky usai laga.


Menurutnya, duet Dirkir-Yamashita sebenarnya sudah kokoh. Saat pemain asal Jepang itu ditarik, permainan Dirkir agak goyah.


"Konsentrasi di lini belakang kami menurun. Arema layak juara dan membuat kami tak bisa keluar dari tekanan," pungkas dia. (ies/JPG)

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore