
MERAPAT: M.Hadi diproyeksikan menjadi pelatih kiper Persebaya Surabaya.
JawaPos.com- Kalau ada yang selalu diceritakan M. Hadi kepada orang-orang di kampungnya di Gresik semasa masih aktif bermain, itu bukan saat timnya menang. Atau berapa nilai kontraknya di Petrokimia Putra.
Yang justru senantiasa dia banggakan adalah saat berhasil menangkap atau menepis tembakan dan tandukan penyerang Persebaya Surabaya Mustaqim. ’’Mustaqim penyerang top dan main di klub besar. Jadi, bangganya luar biasa,’’ kenang Hadi.
Dengan kalimat lain, kenangan itu mewakili betapa terkesannya Hadi kepada Persebaya. Klub yang tak pernah dia bela karena seluruh karirnya dihabiskan di Gresik.
Namun, kesempatan itu datang kini, meski tentu tidak sebagai kiper. Melainkan sebagai pelatih kiper tim berjuluk Green Force tersebut. Hadi pun tak menyia-nyiakan peluang itu. ’’Saya ingin jadi bagian dari kebangkitan (Persebaya). Sebuah kebanggaan bisa bergabung dengan tim dengan sejarah panjang,” kata Hadi yang musim lalu menjadi pelatih kiper Gresik United.
Pria 50 tahun tersebut tidak mempermasalahkan status Persebaya yang harus berjuang dari Liga 2. Menurut dia, justru di situlah letak momen kebangkitan sesungguhnya dari pemilik dua gelar Liga Indonesia tersebut.
Sabtu (11/2) Hadi turut mendampingi para pemain Green Force mengikuti tes fisik di Universitas Negeri Surabaya. ’’Saya ke sini (Unesa) ingin mengenal tim lebih dulu. Kalau proses resminya ya Senin (besok),’’ kata Hadi.
Dia juga sudah tidak asing dengan salah satu kiper Persebaya, Dimas Galih. Sebab, Dimas merupakan polesannya di putaran kedua Indonesia Soccer Championship 2016 di Gresik United.
Bergabungnya Hadi melengkapi struktur backroom staff Persebaya. Dia akan dibantu Dedy Sutanto untuk sektor penjaga gawang. Sebelumnya, ada pelatih kepala Iwan Setiawan dan dua asistennya, Ahmad Rosidin-Lulut Kistono, plus staf statistik Noor Arief.
Namun, Ahmad-Lulut tidak sendiri. Rencananya, mereka dibantu Jefri Prasetiyo. Untuk posisi masseur, ada Yok Sebastian dan Madrai yang selama ini juga hampir tidak absen mengawal Persebaya berproses. (io/dit/c17/ttg)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
