Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Januari 2017 | 09.57 WIB

Problem Lini Belakang Sriwijaya FC Hanya Soal Komunikasi

Sriwijaya FC punya pekerjaan rumah memperbaiki pertahanan. - Image

Sriwijaya FC punya pekerjaan rumah memperbaiki pertahanan.

JawaPos.com - Sederet pekerjaan rumah (PR) menanti Sriwijaya FC jelang bergulirnya turnamen pramusim Piala Presiden 2017g. Salah satunya lini belakang. Titik yang dianggap paling lemah tim berjuluk Laskar Wong Kito, pada ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.


Selain 39 kali kebobolan, catatan yang paling menojol ialah seringnya skuat besutan Widodo Cahyono Putro lengah pada menit akhir. Tak ayal, meski kerap mencuri gol di awal babak, skuat jersey kuning kerap berbalik kedudukan pada menit-menit akhir pertandingan.


Ini terus disorot asisten pelatih Sriwijaya FC, Khusaeri. Maklum, pelatih yang sebelumnya membesut asisten pelatih Gresik United ini, sengaja didaratakan untuk fokus membenahi lini pertahahanan skuat Jakabaring.


"Mungkin kalau saya kemarin melihatnya lebih pada komunikasi ya, masih ada sedikit miss. Karena sebenarnya komunikasi salah satu yang utama dalam sebuah tim," tutur Khusaeri.


"Jika komunikasi sudah baik, dengan sendirinya organisasi pada tim itu sendiri akan berjalan dengan baik. Itu sudah menjadi prinsip," tambahnya.


Pelatih yang juga penah menukangi Timnas Indonesia itu, tak menambahkan ada beberapa pemain yang masih bermain secara individu. Bukan bermain layaknya sebuah tim. "Kadang permaian pemaian individu itu yang bisa dibilang kerap jadi racun. Merusak organisasi, yang seharusnya berjalan dengan skema yang ada," jelasnya.


Lalu bagaiman komposisi tim musim depan?. Beberapa pemain incaran plus, dominannya para penggawa muda yang tersisa semisal Fachrudin Arianto, Zalnando, Andes Adinata apakah bakal jadi bumerang?. Mengingat pemain muda biasanya kurang dalam pengalaman.  


"Kalau dari gambaran, musim depan sepertinya beberapa pemain yang punya ego itu sudah tidak ada lagi. Ini pekerjaan saya juga untuk bagimana menyeimbangkan ego-ego para pemain ini. Yang rendah di tinggikan, sedangkan yang tinggi harus sedikit direndahkan," jelasnya.


"Kalau dilihat dari beberapa latihan terakhir, progres pemain kita sudah makin baik. Dan semoga ini berlanjut di kompetisi sesungguhnya Liga 1 mendatang," tukasnya. (cj11/ion/ira/JPG)

Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore