
Risha Adi Wijaya, Direktur Utama PT LIB pastikan seluruh dana kontribusi sudah diterima klub Liga 1 2018.
JawaPos.com - Satuan Tugas Antimafia Bola menjadwalkan untuk memeriksa Direktur Utama PT. Liga Indonesia Baru (LIB), Risha Adi Wijaya, Kamis (3/1). Hal ini karena dia diduga melakukan pengaturan skor pertandingan antara PSS Sleman melawan Madura FC.
"Hari ini sesuai dengan agenda yang seharusnya kemarin, dilakukan pemeriksaan terhadap PT LIB. Hari ini baru dilakukan penjadwalan ulang karena yang bersangkutan mereschedule," kata Ketua Tim Media Satuan Tugas Antimafia Bola, Kombes Argo Yuwono.
Argo mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap pertandingan antara PSS Sleman dengan Madura FC dalam gelaran Liga 2 2018. Sebab di sana diduga ada pengaturan skor.
"Kita sudah melakukan penyelidikan berkaitan dengan PSS Sleman dengan Madura FC, itu di sana sedang kita lakukan klarifikasi kepada para saksi," tutur dia.
Sebanyak 12 orang telah dimintai keterangan terkait adanya indikasi pengaturan skor dalam pertandingan tersebut. Polisi pun akan meminta keterangan sejumlah saksi lagi dalam hal ini. "Tentunya saksi yang mengetahui, yang mendengar, ada 12 saksi yang sudah kita lakukan pemeriksaan," ujar dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
