Selebrasi Paulo Gali Freitas usai mencetak gol kemenangan Persebaya Surabaya atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Gali Freitas terpilih jadi Player of The Match, ia mengungkapkan peran krusial Bonek saat Persebaya Surabaya kalahkan PSM Makassar. Satu golnya memastikan kemenangan 1-0 atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (26/2/2026) malam.
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Persebaya Surabaya setelah dua laga sebelumnya dilalui dengan hasil kurang memuaskan. Green Force akhirnya mampu memutus tren negatif di hadapan ribuan pendukung setia.
Tiga poin di kandang sendiri memberi suntikan moral besar bagi skuad Green Force. Tekanan yang sempat mengiringi langkah tim perlahan berubah menjadi energi positif di atas lapangan.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persebaya Surabaya langsung tampil agresif dan menekan lini pertahanan lawan. Dominasi di babak pertama terlihat jelas dengan penguasaan bola dan intensitas serangan yang tinggi.
Peluang demi peluang berhasil diciptakan melalui kombinasi umpan cepat dan pergerakan dinamis para pemain depan. Namun, penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya tuntas.
Di tengah derasnya peluang yang tercipta, Gali Freitas muncul sebagai pembeda. Pemain asal Timor Leste itu mampu memaksimalkan satu kesempatan menjadi gol penentu kemenangan.
Gol tersebut bukan sekadar angka di papan skor, melainkan simbol kebangkitan mental tim. Ia menjawab kepercayaan pelatih dan suporter dengan performa penuh determinasi.
Usai pertandingan, Gali tak lupa menyampaikan rasa syukurnya. Ia menegaskan kemenangan ini lahir dari kerja keras bersama.
“Saya juga ingin berterima kasih kepada Bonek dan Bonita atas dukungannya malam hari ini, dan juga untuk kerja keras rekan-rekan pemain semua. Kita bersyukur bisa meraih tiga poin,” kata pemain berkebangsaan Timor Leste itu.
Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo memang terasa berbeda malam itu. Dukungan tanpa henti dari Bonek dan Bonita menjadi bahan bakar tambahan bagi para pemain di lapangan.
Gali mengakui energi dari tribun sangat membantu menjaga fokus dan semangat bertanding. Ia merasa dorongan tersebut membuatnya lebih percaya diri saat berada di kotak penalti.
Meski tampil sebagai pahlawan kemenangan dan dinobatkan sebagai Player of The Match, Gali tetap rendah hati. Ia sadar masih banyak aspek permainan yang perlu ditingkatkan.
Ia mengungkapkan komitmennya untuk terus berkembang melalui latihan tambahan. Komunikasi intens dengan pelatih dan rekan setim menjadi bagian penting dari proses tersebut.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
