Ansyari Lubis. (Istimewa)
JawaPos.com - Kemenangan penting diraih PSS Sleman saat menjamu Persipura Jayapura pada pekan ke-20 Pegadaian Championship 2025/2026, Sabtu (21/2/2026) malam WIB. Bermain di Stadion Maguwoharjo, Super Elang Jawa menang meyakinkan dengan skor 2-0.
Tambahan tiga poin membuat PSS kini mengoleksi 42 poin dan naik ke puncak klasemen sementara. Mereka berhasil menjaga jarak dari dua pesaing terdekat, Persipura dan PS Barito Utama, dalam persaingan papan atas yang semakin ketat.
Pelatih kepala PSS, Ansyari Lubis, tak menutupi rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pemain. Dalam sesi jumpa pers usai laga, ia menyebut kemenangan ini sebagai hasil kerja kolektif tim.
“Yang pasti ini kemenangan yang sangat luar biasa yang ditampilkan oleh seluruh pemain, baik pemain yang sebelas dan pemain pengganti,” ujar Ansyari di ruang media stadion dikutip dari pssleman.id.
Menurutnya, disiplin dan pemahaman peran menjadi kunci utama keberhasilan PSS meredam permainan Persipura.
Sejak awal pertandingan, para pemain mampu menjalankan instruksi taktik dengan baik, termasuk saat menghadapi tekanan dari tim tamu yang dikenal agresif.
“Mereka bisa meredam permainan Persipura. Artinya seluruh pemain bisa melakukan pekerjaannya, tugasnya dengan sangat baik,” tegasnya.
Ansyari juga menilai materi latihan yang disiapkan jelang laga benar-benar diaplikasikan di lapangan.
Skema yang dirancang untuk memutus aliran bola lawan berjalan efektif, sementara transisi menyerang dilakukan dengan rapi dan terukur.
Meski kini berada di puncak klasemen Pegadaian Championship 2025/2026, Ansyari mengingatkan bahwa perjalanan masih panjang. Ia meminta para pemain tetap rendah hati dan menjaga konsistensi.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya buat pemain dan ini bisa membuat kita naik di posisi puncak. Tetapi, ini bukan akhir dari segalanya karena pertandingan masih banyak. Jadi, kita minta kepada seluruh pemain tetap rendah hati, tetap berjuang,” lanjutnya.
Ia menyadari, status pemuncak klasemen akan membuat setiap lawan tampil dengan motivasi berlipat. Karena itu, fokus dan konsentrasi harus tetap terjaga dalam setiap pertandingan tersisa musim ini.
“Pertandingan selanjutnya pasti lawan-lawan juga akan melihat kita dan pasti ingin bisa menang lawan kita. Kita tetap konsentrasi. Dan satu lagi, seluruh pemain harus bisa konsisten dalam sisa pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.
Kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga suntikan kepercayaan diri bagi PSS dalam menjaga asa promosi dan prestasi musim ini.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
