
Bruno Moreira dipastikan absen bela Persebaya Surabaya hadapi Dewa United. (Persebaya)
JawaPos.com - Kapten Persebaya Surabaya Bruno Moreira dipastikan absen saat menghadapi Bali United pada pekan ke-20 Super League 2025/2026. Absennya sang kapten menjadi kabar kurang sedap bagi Green Force yang tengah berjuang menjaga momentum di papan atas klasemen.
Kepastian Bruno Moreira tidak bisa tampil terjadi usai laga Persebaya Surabaya kontra Dewa United yang berakhir imbang 1-1 di pekan ke-19. Dalam pertandingan tersebut, Bruno mendapat kartu kuning pada menit ke-85 yang membuatnya harus menjalani akumulasi kartu.
Hasil imbang di Stadion Gelora Bung Tomo itu terasa pahit karena Persebaya Surabaya tampil di hadapan pendukung sendiri. Tambahan satu poin tetap membuat Persebaya Surabaya naik ke posisi lima klasemen sementara dengan koleksi 32 poin dari 19 pertandingan.
Sebagai kapten tim, Bruno Moreira tak menutupi rasa kecewanya atas hasil tersebut.
“Ini bukan hasil terbaik. Kami bermain di kandang dan mengharapkan tiga poin, tetapi kami harus menemukan cara yang lebih baik untuk mencetak gol,” ujar Bruno.
Bruno juga memastikan dirinya tak dapat memperkuat tim saat bertandang ke markas Bali United.
“Saya pikir saya tidak bisa bermain di sana karena akumulasi kartu. Namun, saya mendoakan yang terbaik bagi rekan-rekan untuk mendapatkan tiga poin kembali,” kata Bruno.
Absennya Bruno jelas menjadi kehilangan besar mengingat perannya sebagai pemimpin di lapangan dan motor serangan Persebaya Surabaya. Kontribusinya tak hanya terlihat dari gol dan assist, tetapi juga dari ketenangan dan pengalaman yang kerap mengangkat moral tim.
Dalam laga melawan Dewa United, Persebaya Surabaya sebenarnya tampil dominan sejak awal pertandingan. Tekanan demi tekanan dilancarkan, namun efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas.
Memasuki babak kedua, pelatih Persebaya Surabaya langsung melakukan perubahan strategi. Rachmat Irianto dan Pedro Matos dimasukkan untuk menambah daya gedor dengan harapan bisa memecah kebuntuan pertahanan lawan.
Selama 15 menit awal babak kedua, Persebaya Surabaya terus mengurung area pertahanan Dewa United. Solidnya barisan belakang tim tamu membuat peluang yang mengarah ke gawang Sonny Stevens kerap mentah sebelum berbuah gol.
Pergantian pemain kembali dilakukan pada menit ke-77 oleh Coach Tavares. Koko Ari dan Mihailo Perovic masuk menggantikan Gali Freitas dan Catur Pamungkas demi menjaga intensitas serangan hingga akhir laga.
Drama sempat terjadi pada menit ke-90 saat Mihailo Perovic mencetak gol lewat sundulan tajam. Wasit Nendi Rohaendy menganulir gol tersebut karena adanya pelanggaran yang terjadi lebih dulu.
Keputusan itu memupus harapan Persebaya Surabaya untuk mengamankan tiga poin penuh. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan dan memaksa Green Force berbagi angka di kandang.
Meski gagal menang, satu poin tetap menjaga posisi Persebaya Surabaya di jalur persaingan papan atas. Konsistensi menjadi kunci, terutama jelang laga sulit tanpa kehadiran sang kapten melawan Bali United.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
