Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Januari 2026 | 21.17 WIB

Bernardo Tavares Masih Simpan Kartu! Line Up Persebaya Surabaya Lawan PSIM Yogyakarta Belum Diputuskan

Persebaya Surabaya siap tancap gas hadapi PSIM Yogyakarta di pekan ke-18 Super League 2025/2026. (Dok. Persebaya Surabaya) - Image

Persebaya Surabaya siap tancap gas hadapi PSIM Yogyakarta di pekan ke-18 Super League 2025/2026. (Dok. Persebaya Surabaya)

JawaPos.com - Bernardo Tavares belum menetapkan susunan pemain utama Persebaya Surabaya jelang laga menghadapi PSIM Yogyakarta. Pelatih asal Portugal itu masih memantau latihan terakhir sebelum menentukan starting eleven terbaik.

“Kami akan melihat perkembangan latihan selanjutnya dan menyusun rencana terbaik untuk pertandingan melawan PSIM,” tandas Bernardo Tavares. Pernyataan itu menegaskan keputusan line up baru akan diambil mendekati hari pertandingan.

Persebaya Surabaya dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan ke-18 Super League 2025/2026. Laga putaran kedua tersebut akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1/2026).

Hampir dua pekan jeda kompetisi menjadi momen penting bagi Persebaya Surabaya. Waktu tersebut dimanfaatkan tim pelatih untuk mematangkan kesiapan fisik dan taktik.

Bernardo Tavares menilai masa jeda yang singkat harus dimaksimalkan secara efektif. Seluruh program latihan disesuaikan dengan kebutuhan pertandingan melawan PSIM.

“Waktu yang ada kami gunakan sebaik mungkin untuk memahami pemain dan menyesuaikan latihan dengan kebutuhan pertandingan,” ujar Bernardo Tavares. Ia menegaskan pendekatan latihan difokuskan pada kesiapan individu dan kolektif tim.

Selain aspek taktik, Bernardo Tavares juga memanfaatkan waktu ini untuk mengenal karakter seluruh pemain. Proses tersebut penting mengingat Persebaya Surabaya kini diperkuat sejumlah wajah baru.

Adaptasi pemain anyar menjadi perhatian khusus tim pelatih. Beberapa pemain masih berada dalam tahap penyesuaian setelah menempuh perjalanan panjang.

Bernardo Tavares menyebut Gustavo Fernandes, Bruno Paraiba, dan Jefferson Silva sebagai pemain yang masih beradaptasi. Kondisi fisik mereka belum sepenuhnya ideal untuk pertandingan kompetitif.

“Ada pemain yang masih mengalami jetlag dan belum mendapatkan kualitas tidur yang baik. Kami berharap kondisinya segera membaik,” jelas pelatih asal Portugal itu.

Jetlag merupakan gangguan tidur dan kelelahan sementara akibat perubahan zona waktu yang cepat. Kondisi tersebut dapat memengaruhi ritme biologis tubuh pemain.

Setelah adaptasi mulai membaik, fokus latihan diarahkan pada peningkatan stamina. Tim pelatih ingin memastikan pemain siap tampil optimal sepanjang pertandingan.

Selain stamina, kondisi kebugaran pemain yang sempat mengalami cedera juga terus dipantau. Tim medis bekerja intensif untuk memastikan pemulihan berjalan aman.

Dengan waktu persiapan yang terbatas, Bernardo Tavares berharap sebagian pemain bisa kembali tersedia. Kehadiran mereka akan menambah opsi dalam menyusun strategi.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore