
Pedro Matos dikabarkan jadi pemain asing baru keempat Persebaya Surabaya era Bernardo Tavares. (Dok. Semen Padang)
JawaPos.com - Total belanja Persebaya Surabaya bisa tembus Rp 13,91 miliar pada jeda kompetisi Super League 2025/2026. Dana besar itu dialokasikan untuk mendatangkan empat pemain asing baru di era kepemimpinan pelatih Bernardo Tavares yang ingin memperkuat fondasi tim secara menyeluruh.
Langkah agresif ini menunjukkan keseriusan Persebaya Surabaya menatap paruh kedua musim dengan target performa yang lebih stabil dan kompetitif. Fokus utama Bernardo Tavares bukan hanya menambah kualitas, tetapi juga membangun kedalaman skuad dan persaingan sehat di setiap lini.
Jeda kompetisi putaran pertama dimanfaatkan maksimal oleh tim berjuluk Green Force tersebut. Bernardo Tavares langsung tancap gas menyusun ulang kekuatan tim agar lebih siap saat liga kembali bergulir.
Masuknya pemain baru menjadi perhatian utama tim pelatih selama masa jeda ini. Adaptasi cepat dan pemahaman karakter pemain dinilai krusial agar racikan strategi bisa berjalan efektif di lapangan.
“Setelah itu kami harus bekerja keras karena ada pemain baru yang datang. Kami perlu lebih mengenal karakteristik semua pemain,” kata Tavares.
Proses adaptasi tersebut tidak hanya dilakukan lewat latihan rutin. Persebaya Surabaya juga merencanakan agenda laga uji coba untuk memberi ruang evaluasi lebih luas bagi tim pelatih.
Laga persahabatan dianggap penting untuk melihat potensi pemain yang selama ini belum banyak mendapat menit bermain. Selain itu, pertandingan uji coba juga menjadi sarana membangun kompetisi internal yang sehat.
“Kami ingin melihat pemain yang belum banyak bermain. Pertandingan persahabatan penting untuk menciptakan persaingan di dalam tim,” ujarnya.
Bernardo Tavares menilai tim kuat harus memiliki kedalaman yang seimbang di setiap posisi. Idealnya, satu posisi diisi dua hingga tiga pemain dengan kualitas yang relatif setara.
Menurutnya, persaingan internal yang sehat akan mendorong pemain tampil maksimal di setiap kesempatan. Kombinasi karakter pemain juga menjadi aspek penting dalam menyusun komposisi tim.
“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat. Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” jelasnya.
Pada paruh kedua musim ini, Persebaya Surabaya resmi mendatangkan tiga pemain asing lebih dulu. Mereka adalah Bruno Paraíba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes yang diharapkan memberi warna baru dalam permainan tim.
Baca Juga: Profil Pedro Matos! Eks Playmaker Semen Padang Asal Portugal Merapat ke Persebaya Surabaya
Kehadiran ketiga pemain asing tersebut bukan hanya untuk menambah kualitas teknis. Bernardo Tavares berharap mereka juga mampu memperkuat atmosfer ruang ganti dan mental bertanding skuad Persebaya Surabaya.
“Kami ingin ruang ganti semakin kuat dan tim menjadi lebih baik,” tandasnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
