
Pep Munoz jadi salah satu pelatih yang diinginkan Bonek merapat ke Persebaya Surabaya. (Instagram @pepmunyoz)
JawaPos.com — “Welcome to Surabaya coach!” teriakan itu mendominasi lini masa Bonek yang gelisah menunggu pelatih baru Persebaya Surabaya. Seruan spontan ini memotret harapan besar suporter agar tim segera diselamatkan dari ketidakjelasan arah.
Persebaya Surabaya memang sedang berada dalam situasi genting setelah Eduardo Perez pergi lebih cepat dari ekspektasi.
Kepergiannya membuat kursi pelatih kepala kembali kosong dan manajemen harus bergerak cepat mencari pengganti.
Uston Nawawi kemudian ditunjuk sebagai pelatih sementara untuk menjaga stabilitas tim. Ia berusaha mengontrol ruang ganti di tengah tekanan besar untuk mempertahankan performa pemain.
Dalam wawancara usai hasil imbang melawan PSM Makassar di Parepare, Sabtu (6/12/2025), Uston mengakui pentingnya hasil meski tidak sesuai target. “Bersyukur kami mendapatkan satu poin di Makassar,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan komitmen tim untuk terus mengejar kemenangan meski situasi belum ideal. “Memang dari awal kami bertekad mendapatkan tiga poin, tapi satu poin ini sangat berharga bagi kami,” tambahnya.
Persebaya Surabaya memang menunjukkan daya juang yang kuat meski belum lepas dari tren imbang. Para pemain tetap bermain dengan mentalitas tinggi di tengah absennya pelatih kepala definitif.
Namun desakan suporter makin menguat agar manajemen segera memastikan pengganti Perez. Bonek menilai ketidakpastian ini tidak boleh berlama-lama karena berdampak pada ritme tim.
Di antara berbagai nama, Pep Munoz kembali mencuat sebagai kandidat paling dibicarakan. Ia sebelumnya pernah dihubungkan dengan Persebaya Surabaya meski pembicaraan tidak berujung kesepakatan.
Kini rumor itu kembali menguat seiring pembicaraan internal fanbase tentang peluang kehadirannya yang disebut mencapai 36 persen. Angka ini bukan data resmi, tapi mencerminkan optimisme dan sentimen publik.
Rekam jejak Munoz membuat suporter cepat jatuh hati. Ia pernah menjadi asisten di Barcelona U-19 dan Barcelona B serta bagian dari staf kepelatihan timnas China.
Sejak 2023, Munoz memimpin Svay Rieng FC di Liga Kamboja dan mencatat prestasi mencolok. Ia membawa klub tersebut menjuarai Liga Kamboja 2024/2025 dan menangi Piala Kamboja.
Musim ini, ia mencatat 32 kemenangan, tiga imbang, dan sepuluh kekalahan dari 45 pertandingan. Jika ditarik ke total seluruh masa kerjanya di klub, ia menorehkan 56 kemenangan, tujuh imbang, dan 12 kekalahan dari 75 laga.
Munoz dikenal dengan formasi 4-3-3 menyerang yang dianggap cocok dengan karakter permainan Green Force.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
